Menu

Dark Mode
Menyempurnakan Program MBG di Tengah Gelombang Demonstrasi MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Hadirkan Peluang Kerja di Seluruh Daerah MBG Mengakselerasi Pembangunan SDM di Papua Komitmen Penyempurnaan MBG demi Manfaat Lebih Optimal dan Tata Kelola yang Lebih Baik Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Perkuat Evaluasi MBG, Publik Diimbau Tak Terpancing Provokasi Demo

Berita

Pemerintah Hadirkan Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Penggerak Ekonomi Desa

badge-check


					Pemerintah Hadirkan Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Perbesar

Jawa Timur – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) didorong menjadi pusat penggerak ekonomi desa yang mampu memperkuat perekonomian nasional dari akar rumput. Di tengah tekanan dinamika global dan ketidakpastian geopolitik internasional, program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan aktivitas ekonomi tidak hanya bertumpu di kota, tetapi tumbuh dan berputar kuat di desa sebagai basis utama masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, usai melakukan serap aspirasi di tiga lokasi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dalam pertemuan bersama warga, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha desa, ia mengajak masyarakat mendukung dan menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih serta Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Koperasi Desa Merah Putih ini kita harapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa,” kata Misbakhun.

Menurut dia, penguatan koperasi di desa akan membuat kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berputar di wilayah sendiri. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek dan terintegrasi, kesejahteraan masyarakat desa diharapkan meningkat secara bertahap.

“Jadi, kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian, hingga produk UMKM bisa berputar di desa sendiri. Kalau ekonomi desa bergerak, pertumbuhan nasional ikut terdorong,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi desa menjadi bagian penting dari strategi menjaga stabilitas nasional. Ketika desa memiliki daya tahan ekonomi, dampak gejolak global dapat ditekan dan ketimpangan wilayah bisa dikurangi.

Selain KDMP, Misbakhun juga menekankan pentingnya program MBG sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Ia menyebut generasi masa depan harus dipersiapkan dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

“Generasi masa depan Indonesia harus dibekali dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga maupun negara maju,” jelasnya.

Ia mengakui anggaran MBG tidak kecil, namun menilai program tersebut sebagai bentuk komitmen negara menyiapkan generasi unggul. Kritik terhadap program, menurutnya, sah-sah saja selama disampaikan secara konstruktif.

“Yang penting, tujuan mulianya jangan dirusak. Kritik boleh, tetapi harus konstruktif,” tuturnya.

Dalam setiap titik pertemuan, ia juga menggelar dialog interaktif untuk menyerap masukan warga. “Setiap masukan dari desa akan saya perjuangkan. Program pemerintah tidak hanya harus kuat di konsep, tetapi juga tepat dalam pelaksanaan,” katanya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Evaluasi MBG, Publik Diimbau Tak Terpancing Provokasi Demo

8 July 2026 - 07:07

Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

8 July 2026 - 07:07

Komitmen Pemerintah Perkuat Evaluasi Berkala demi Optimalisasi MBG di Papua

8 July 2026 - 07:07

Program MBG Jadi Katalisator Ekonomi Desa dan Peluang Usaha Baru

8 July 2026 - 07:07

Kepala Bakom RI: Pelaku Korupsi Program MBG Harus Tetap Diproses, Tanpa Melihat Latar Belakang

8 July 2026 - 07:07

Trending on Berita