Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Program MBG Jadi Katalisator Ekonomi Desa dan Peluang Usaha Baru

badge-check


					Program MBG Jadi Katalisator Ekonomi Desa dan Peluang Usaha Baru Perbesar

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berperan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa. Pelaksanaan program MBG membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk terlibat dalam penyediaan bahan baku, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan desa memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan MBG melalui penyediaan bahan pangan lokal yang berkelanjutan. Potensi tersebut ditopang oleh lebih dari 45 ribu BUMDes yang bergerak di sektor pangan, pertanian, dan kelautan.

“BUMDesa saat ini jumlahnya lebih dari 45 ribu dengan usaha di bidang Desa Tematik, yaitu pangan, pertanian, dan kelautan,” ungkapnya.

Menurut Yandri, saat ini hampir 1.000 BUMDes telah menjadi pemasok bahan baku Program MBG. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi, tetapi juga menciptakan permintaan yang berkelanjutan terhadap hasil produksi desa sehingga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Kelautan atas pendampingan program Kemendes selama ini. Saat ini hampir 1.000 BUMDesa jadi penyuplai bahan baku Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Pemerintah juga terus memperkuat ekosistem pendukung MBG melalui pengembangan desa tematik dan penguatan ketahanan pangan. Kebijakan alokasi Dana Desa untuk sektor pangan diharapkan semakin meningkatkan kapasitas desa dalam memenuhi kebutuhan bahan baku program, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis potensi lokal.

Yandri berharap semakin banyak BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih yang terlibat sebagai pemasok kebutuhan MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Semakin kuat rantai pasok pangan yang dibangun dari desa, semakin besar pula dampak ekonomi yang dihasilkan, mulai dari meningkatnya penyerapan hasil produksi lokal, terciptanya peluang usaha baru, hingga bertambahnya pendapatan masyarakat.

Dengan ekosistem yang melibatkan berbagai pelaku ekonomi desa, MBG tidak hanya menjadi investasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang mendorong kemandirian desa melalui penguatan produksi pangan lokal dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita