Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

badge-check


					Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya melalui penyediaan layanan pangan bergizi, tetapi juga dengan mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor gizi. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Upaya itu diwujudkan melalui kerja sama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP Persagi) untuk mencetak nutripreneur, yakni wirausaha yang memiliki kompetensi di bidang gizi dan kewirausahaan.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Adha Damanik mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Kami menyambut inisiatif Persagi untuk membangun kerja sama dalam kerangka mendorong lahirnya nutripreneur yang memiliki keahlian terkait gizi dan di sisi lain menjadi pengusaha yang berkontribusi terhadap ekonomi daerah,” kata Riza.

Ia menjelaskan pemerintah menyiapkan penguatan inkubasi usaha, pendataan melalui platform SAPA UMKM, serta pengembangan jejaring inkubator bersama Politeknik Kesehatan dan perguruan tinggi berbasis kesehatan. Menurutnya, proses inkubasi akan membuka akses pelatihan, pendampingan, hingga pembiayaan melalui Program Kewirausahaan dan Penciptaan Lapangan Kerja (Prokersa).

Riza juga menilai pelaksanaan MBG di Jawa Timur menunjukkan dampak ekonomi yang positif karena melibatkan petani, nelayan, peternak, pekebun, pedagang pasar, hingga UMKM dalam rantai pasok pangan.

“Skema tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah,” tuturnya.

Ketua Umum DPP Persagi Doddy Izwardy mengatakan sinergi tersebut menjadi bagian dari penguatan pembangunan gizi berbasis ilmu pengetahuan dan kewirausahaan agar manfaatnya berkelanjutan.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo memastikan MBG akan terus dilanjutkan. “Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil,” katanya.

Hashim menambahkan pengawasan yang kuat tetap menjadi kunci agar program berjalan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita