Menu

Dark Mode
Threshold SLIK Rp1 Juta Perluas Akses Rumah Subsidi Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol Ojol, Rumah Subsidi, dan Pengakuan atas Kerja Sektor Informal Reformasi SLIK sebagai Dukungan Nyata untuk Program Rumah Subsidi   Spam Judol di Media Sosial Ditindak, Pemerintah Perkuat Resiliensi Media Digital Resiliensi Media Diperkuat, Kemkomdigi Gandeng Meta Atasi Spam Judi Daring

Berita

Kekerasan OPM di Yahukimo Ganggu Rasa Aman Masyarakat

badge-check


					Kekerasan OPM di Yahukimo Ganggu Rasa Aman Masyarakat Perbesar

Yahukimo- Aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dan menimbulkan gangguan serius terhadap rasa aman masyarakat. Seorang sopir truk menjadi korban penembakan di Distrik Dekai saat menjalankan aktivitas rutin, menambah kekhawatiran warga terhadap situasi keamanan di wilayah tersebut.

Peristiwa terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIT di Jalan Poros Logpon KM 7. Korban bernama Jany Trio Mayaut, 42 tahun, warga Dekai yang bekerja sebagai karyawan swasta, saat itu tengah mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju Kota Dekai. Di tengah perjalanan, tiba-tiba terdengar beberapa kali letusan senjata api dari sisi kanan jalan. Salah satu peluru mengenai lengan kanan atas korban.

Meski dalam kondisi terluka, korban berupaya menyelamatkan diri dengan tetap mengemudikan kendaraannya menuju Dekai. Tindakan cepat tersebut membuat korban berhasil keluar dari lokasi rawan dan segera mendapatkan pertolongan. Saat ini Jany dirawat intensif di RSUD Dekai. Tim medis menyatakan kondisinya sadar dan stabil setelah penanganan luka tembak. Kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan dengan sejumlah bekas tembakan pada bodi truk.

Sejumlah saksi mata di sekitar lokasi melaporkan sempat melihat beberapa orang bersenjata di pinggir jalan sebelum melarikan diri ke arah hutan. Laporan warga diterima aparat sekitar pukul 15.20 WIT dan langsung direspons dengan pengerahan personel ke lokasi kejadian. Aparat gabungan kemudian mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan penyisiran, serta mengumpulkan barang bukti termasuk selongsong amunisi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia menegaskan aparat bergerak cepat sejak menerima laporan. Ia menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan menegaskan fokus aparat tidak hanya pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan warga dapat kembali beraktivitas secara normal. “Kami sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Aparat bergerak cepat untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan medis dan situasi di lokasi tetap terkendali. Saat ini fokus kami memburu pelaku serta menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman,” ujarnya.

Dugaan awal mengarah pada keterlibatan kelompok OPM yang beroperasi di Yahukimo, meski penyelidikan masih terus didalami. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. “Kami meminta warga tidak panik. Bila melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat. Informasi masyarakat sangat membantu pengungkapan kasus,” katanya.

Insiden ini menambah daftar gangguan keamanan di wilayah pegunungan Papua. Aparat menegaskan komitmen menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat sipil, sementara proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku terus berlangsung guna memulihkan rasa aman warga Yahukimo.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Threshold SLIK Rp1 Juta Perluas Akses Rumah Subsidi

12 July 2026 - 13:05

Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol

12 July 2026 - 13:05

Resiliensi Media Diperkuat, Kemkomdigi Gandeng Meta Atasi Spam Judi Daring

12 July 2026 - 13:05

Spam Judol di Media Sosial Ditindak, Pemerintah Perkuat Resiliensi Media Digital

12 July 2026 - 13:05

Sekolah Rakyat Hadir Menyambut Tahun Ajaran Baru bagi Peserta Didik

12 July 2026 - 13:04

Trending on Berita