Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol

badge-check


					Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperluas akses kepemilikan rumah subsidi agar dapat dijangkau oleh lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk pekerja sektor informal dan mitra pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan akses hunian layak sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok pekerja yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pembiayaan perumahan melalui skema konvensional. Perluasan akses tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti nasional.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengatakan pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan perumahan yang inklusif sehingga seluruh masyarakat, tanpa memandang status pekerjaannya, memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki rumah pertama. Menurutnya, pekerja informal dan mitra ojol merupakan bagian penting dari penggerak perekonomian nasional yang juga berhak memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.

Pemerintah ingin memastikan bahwa akses terhadap rumah subsidi semakin luas sehingga masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk pekerja informal dan mitra ojek online, dapat memiliki rumah yang layak dengan skema pembiayaan yang lebih mudah, ujarnya.

Pemerintah juga terus menyempurnakan mekanisme pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang lebih fleksibel. Penyesuaian persyaratan administrasi, pemanfaatan data digital, serta kolaborasi dengan lembaga pembiayaan dan perbankan dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pekerja yang belum memiliki pola penghasilan tetap sebagaimana pekerja formal. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat penyaluran rumah subsidi secara lebih merata di berbagai daerah.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai perluasan akses rumah subsidi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja. Menurutnya, kepemilikan rumah tidak hanya memberikan kepastian tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan produktivitas kerja serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dalam jangka panjang.

Pekerja yang memiliki hunian layak akan memiliki rasa aman dan kepastian masa depan yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hidup keluarganya, ungkapnya.

Melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah optimistis program rumah subsidi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan pembiayaan perumahan. Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya memperluas kepemilikan rumah bagi pekerja informal dan mitra ojol, tetapi juga memperkuat sektor konstruksi, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita