Menu

Dark Mode
Menyempurnakan Program MBG di Tengah Gelombang Demonstrasi MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Hadirkan Peluang Kerja di Seluruh Daerah MBG Mengakselerasi Pembangunan SDM di Papua Komitmen Penyempurnaan MBG demi Manfaat Lebih Optimal dan Tata Kelola yang Lebih Baik Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Perkuat Evaluasi MBG, Publik Diimbau Tak Terpancing Provokasi Demo

Berita

Kampung Nelayan Merah Putih Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir Papua

badge-check


					Kampung Nelayan Merah Putih Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir Papua Perbesar

Papua — Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Papua menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi kelautan Papua yang dikenal memiliki wilayah perairan luas dan sumber daya ikan melimpah. Melalui pembangunan yang terencana dan terintegrasi, pemerintah berupaya menjadikan sektor perikanan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Infrastruktur tersebut meliputi tambatan perahu, pabrik es, gudang penyimpanan hasil tangkapan, sentra kuliner berbasis hasil laut, serta balai pelatihan bagi nelayan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mempermudah aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi hasil tangkapan.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menilai pembangunan kampung nelayan merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kelautan di Papua. Pemerintah Provinsi Papua bahkan telah mengusulkan sekitar 200 lokasi yang dinilai siap untuk pengembangan program tersebut.

“Papua memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena sebagian besar wilayahnya adalah perairan yang kaya sumber daya ikan. Jika dikelola dengan baik dan terintegrasi dengan industri perikanan, potensi ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” ujar Matius.

Ia menambahkan bahwa penguatan sektor perikanan tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga pada pengembangan industri pengolahan hasil laut agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lotharia Latif, menyampaikan bahwa Papua memiliki potensi besar untuk pengembangan kampung nelayan modern.
“Dengan dukungan fasilitas yang memadai, nelayan dapat mengelola hasil tangkapan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan. Ini juga akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat pesisir,” kata Lotharia.

Sebagai tahap awal, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dimulai di Samberbinyeri, Kabupaten Biak Numfor, yang dijadikan sebagai kawasan percontohan. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis perikanan yang modern dan berdaya saing.

Program ini merupakan bagian dari target nasional pembangunan seribu kampung nelayan di seluruh Indonesia. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat kemandirian nelayan sekaligus mendorong Papua menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kelautan di Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Evaluasi MBG, Publik Diimbau Tak Terpancing Provokasi Demo

8 July 2026 - 07:07

Pemerintah Perkuat Ekosistem MBG lewat Nutripreneur, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

8 July 2026 - 07:07

Komitmen Pemerintah Perkuat Evaluasi Berkala demi Optimalisasi MBG di Papua

8 July 2026 - 07:07

Program MBG Jadi Katalisator Ekonomi Desa dan Peluang Usaha Baru

8 July 2026 - 07:07

Kepala Bakom RI: Pelaku Korupsi Program MBG Harus Tetap Diproses, Tanpa Melihat Latar Belakang

8 July 2026 - 07:07

Trending on Berita