Menu

Dark Mode
Threshold SLIK Rp1 Juta Perluas Akses Rumah Subsidi Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol Ojol, Rumah Subsidi, dan Pengakuan atas Kerja Sektor Informal Reformasi SLIK sebagai Dukungan Nyata untuk Program Rumah Subsidi   Spam Judol di Media Sosial Ditindak, Pemerintah Perkuat Resiliensi Media Digital Resiliensi Media Diperkuat, Kemkomdigi Gandeng Meta Atasi Spam Judi Daring

Berita

Gerakan Pasar Murah Jadi Andalan Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan Nasional

badge-check


					Gerakan Pasar Murah Jadi Andalan Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan Nasional Perbesar

Surabaya – Pemerintah terus memperkuat langkah pengendalian harga bahan pokok nasional menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri melalui Gerakan Pasar Murah yang digelar secara masif di berbagai daerah. Program ini menjadi instrumen utama pemerintah untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga di tengah potensi lonjakan permintaan saat hari besar keagamaan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Presiden RI memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah bahkan mendorong agar harga pangan tidak hanya terkendali, tetapi juga dapat ditekan agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Bapak Presiden selalu menekankan agar harga-harga menjelang hari raya tidak boleh naik. Bahkan beliau ingin harga-harga turun. Alhamdulillah, pada Natal dan Tahun Baru serta Lebaran tahun lalu, harga bisa kita kendalikan,” ujar Zulkifli Hasan.

Menghadapi puasa dan Lebaran tahun ini, pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman. Selain pengamanan pasokan, pasar murah digencarkan sebagai langkah konkret menahan laju kenaikan harga di tingkat konsumen.
“Sekarang yang paling penting stok cukup dan harga terkendali. Tidak boleh naik. Karena itu kita lakukan pasar murah, misalnya beras diskon 10 persen, telur diskon 10 persen,” jelasnya.

Menurut Zulkifli Hasan, pasar murah bersifat antisipatif dan berkelanjutan, dilaksanakan setiap hari di sejumlah wilayah untuk meredam gejolak harga akibat peningkatan permintaan.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut mengambil peran strategis. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung menggelar pasar murah keenam sejak awal 2026 sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
“Awal tahun ini kita langsung bergerak. Pasar murah adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, agar masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” tegas Khofifah.

Ia menilai pasar murah efektif karena menghadirkan harga pembanding di bawah harga pasar, tanpa mengganggu ekosistem pasar tradisional. “Kita tempatkan pasar murah ini di titik-titik yang tidak berdekatan dengan pasar tradisional, supaya tidak mengganggu ekosistem pasar yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho memastikan stok pangan di wilayahnya berada pada posisi sangat aman.
“Kami sangat siap. Stok 796 ribu ton itu cukup untuk 14 bulan ke depan,” ungkapnya. Bulog Jatim juga aktif menyerap hasil panen petani dan bersinergi dengan Satgas Pangan untuk pemantauan harian, guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga.

Dengan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan Bulog, Gerakan Pasar Murah diharapkan menjadi benteng utama menjaga stabilitas harga pangan nasional. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Threshold SLIK Rp1 Juta Perluas Akses Rumah Subsidi

12 July 2026 - 13:05

Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol

12 July 2026 - 13:05

Resiliensi Media Diperkuat, Kemkomdigi Gandeng Meta Atasi Spam Judi Daring

12 July 2026 - 13:05

Spam Judol di Media Sosial Ditindak, Pemerintah Perkuat Resiliensi Media Digital

12 July 2026 - 13:05

Sekolah Rakyat Hadir Menyambut Tahun Ajaran Baru bagi Peserta Didik

12 July 2026 - 13:04

Trending on Berita