Menu

Dark Mode
Aksi BEM UI Jadi Sorotan, Ketertiban dan Kenyaman Publik Harus Dijaga Aksi BEM UI Jadi Perhatian, Masyarakat Diimbau Bijak Menyikapi Informasi Tolak Provokasi dan Aksi Anarkis BEM UI, Jaga Kemerdekaan Tetap Kondusif Waspadai Provokasi dan Disinformasi di Tengah Dinamika Aksi BEM UI RAPBN 2027 Fokus pada Pangan, Energi, Pendidikan, Kesehatan, dan Hilirisasi RAPBN 2027 Targetkan Kemiskinan Turun dan Pengangguran Menurun

Berita

Tokoh Adat Ajak Masyarakat Utamakan Dialog untuk Mengawal Kemajuan Papua

badge-check


					Tokoh Adat Ajak Masyarakat Utamakan Dialog untuk Mengawal Kemajuan Papua Perbesar

Jayapura – Tokoh adat Papua menilai dialog dan komunikasi yang sehat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung kemajuan Papua secara berkelanjutan.

Seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mendukung agenda pembangunan dengan mengedepankan persatuan, penghormatan terhadap nilai-nilai adat, serta penyelesaian setiap persoalan melalui musyawarah.

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), Esau Saweri, mengajak masyarakat, tokoh intelektual, dan pengusaha asli Papua untuk bersama-sama mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat maupun daerah demi menciptakan iklim investasi dan sosial yang kondusif bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, percepatan pembangunan di Papua memerlukan fondasi keamanan yang kuat serta partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat agar setiap program dapat berjalan optimal.

“Sebagai Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua, saya meminta seluruh pengusaha Papua, tokoh intelektual dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program pemerintah bagi kemajuan Papua,” ujar Esau.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi dinamika sosial yang berkembang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

“Mari kita menyaring setiap informasi dengan baik dan jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang berkembang yang hanya akan menguras energi kita,” imbuhnya.

Selain pentingnya menjaga stabilitas sosial, Esau menilai pembangunan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah memprioritaskan keterlibatan kontraktor lokal melalui mekanisme kemitraan maupun subkontrak yang transparan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh pengusaha asli Papua.

Di sisi lain, Esau mengingatkan agar setiap pelaksanaan proyek tetap menghormati hak-hak masyarakat adat, termasuk keputusan pemilik hak ulayat sebelum pekerjaan fisik dimulai. Menurutnya, sinkronisasi antara kebijakan pembangunan dan hukum adat menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi konflik di lapangan.

“Kolaborasi yang harmonis dengan berbagai pihak akan mempermudah pencapaian target pembangunan jangka panjang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Esau menegaskan bahwa persatuan dan semangat persaudaraan merupakan modal utama dalam mewujudkan Papua yang lebih maju dan sejahtera. Ia berharap setiap dinamika yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui ruang dialog yang terbuka dan konstruktif.

“Karena melalui komunikasi yang sehat maka pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di Papua dapat berjalan optimal, aman, serta berkelanjutan,” tandas Esau.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aksi BEM UI Jadi Sorotan, Ketertiban dan Kenyaman Publik Harus Dijaga

18 August 2026 - 06:05

Aksi BEM UI Jadi Perhatian, Masyarakat Diimbau Bijak Menyikapi Informasi

18 August 2026 - 06:05

RAPBN 2027 Fokus pada Pangan, Energi, Pendidikan, Kesehatan, dan Hilirisasi

18 August 2026 - 06:05

RAPBN 2027 Targetkan Kemiskinan Turun dan Pengangguran Menurun

18 August 2026 - 06:05

Kondisi Aceh Kondusif, Semua Pihak Diminta Rawat Persatuan dan Keamanan

18 August 2026 - 06:05

Trending on Berita