Menu

Dark Mode
Deepfake Kian Sulit Dikenali, MAFINDO: Perang Informasi Setara Ancaman Darat, Laut, dan Udara Ruang Digital Sehat Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Manipulasi Informasi Pemerintah Perkuat Tata Kelola AI dan Ruang Digital Hadapi Ancaman Deepfake Waspada Ancaman Deepfake, Pakar Dorong Pemerintah Perkuat Regulasi demi Ketahanan Informasi Nasional Kolaborasi Hadapi Ancaman Deepfake Perkuat Ketahanan Informasi Nasional Penguatan Resiliensi Media Bentengi Ruang Digital dari Hoaks dan Provokasi

Berita

Sinergi Nasional Perkuat PSN untuk Kesejahteraan Papua

badge-check


					Sinergi Nasional Perkuat PSN untuk Kesejahteraan Papua Perbesar

Papua – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Papua sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pengawalan ketat oleh aparat penegak hukum, dukungan TNI, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan kalangan akademisi.

Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menegaskan bahwa seluruh jajaran Kejaksaan diminta untuk mengawal 38 PSN di Papua dengan nilai mencapai Rp3,7 triliun. Pengawalan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan, guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Pengawalan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan seluruh proyek strategis berjalan sesuai aturan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Selain itu, Kejaksaan juga turut mendukung berbagai program prioritas pemerintah, seperti penguatan ketahanan pangan, pelaksanaan program makan bergizi, serta pengawasan koperasi desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dukungan terhadap PSN juga datang dari TNI melalui Kodam XVII/Cenderawasih. Pangdam Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal program strategis nasional serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan.

“Kami siap mengawal program strategis nasional dan memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga demi mendukung kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya.

TNI juga terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, serta pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Kehadiran TNI diharapkan mampu memberikan rasa aman dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mengawal pelaksanaan PSN. Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menekankan bahwa kontribusi akademisi sangat penting dalam memberikan masukan berbasis keilmuan guna meningkatkan efektivitas program.

“Peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan agar program strategis nasional dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PSN di Papua menunjukkan adanya kerja sama yang solid antar berbagai pihak. Dengan pengawalan yang kuat, dukungan keamanan, serta kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis pembangunan di Papua akan berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Deepfake Kian Sulit Dikenali, MAFINDO: Perang Informasi Setara Ancaman Darat, Laut, dan Udara

17 July 2026 - 01:00

Ruang Digital Sehat Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Manipulasi Informasi

17 July 2026 - 01:00

Pemerintah Perkuat Tata Kelola AI dan Ruang Digital Hadapi Ancaman Deepfake

17 July 2026 - 01:00

Waspada Ancaman Deepfake, Pakar Dorong Pemerintah Perkuat Regulasi demi Ketahanan Informasi Nasional

17 July 2026 - 01:00

Kolaborasi Hadapi Ancaman Deepfake Perkuat Ketahanan Informasi Nasional

17 July 2026 - 01:00

Trending on Berita