Menu ✖

Dark Mode
Topeng Perjuangan dan Air Mata Perempuan Jila Presiden Prabowo Beri Subsidi Haji 2027 untuk Ringankan Beban Jemaah Pemerintah Ringankan Beban Pelunasan Jemaah lewat Subsidi Haji 2027 Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 7 GW Listrik Tenaga Nuklir Digarap Bertahap untuk Perkuat Bauran Energi Nasional Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat El Nino Masih Mengintai

Berita

Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo

badge-check


					Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo Perbesar

Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembangunan 10 kampus baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan jumlah tenaga medis sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Inggris.

Rencana itu disampaikan Prabowo usai menghadiri forum UK-Indonesia Education Roundtable di London, Inggris. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter karena jumlah lulusan setiap tahun belum mampu memenuhi kebutuhan nasional, sementara banyak tenaga medis yang akan memasuki masa pensiun.

“Indonesia saat ini baru mampu meluluskan sekitar 9.000 dokter setiap tahun. Dengan angka tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk memenuhi kebutuhan nasional, apalagi banyak dokter yang akan segera memasuki masa pensiun,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus diatasi melalui langkah strategis agar ketersediaan dokter dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Pemerintah harus menjalankan strategi jangka panjang agar kebutuhan tenaga medis di masa depan dapat dipenuhi dengan lebih cepat,” katanya.

Prabowo mengatakan pemerintah akan memperluas kerja sama dengan sejumlah universitas terbaik di Inggris yang telah menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kampus-kampus baru nantinya akan menerapkan standar pendidikan tinggi Inggris agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing internasional.

“Kami ingin menerapkan standar pendidikan tinggi Inggris karena kualitasnya termasuk yang terbaik di dunia. Dengan begitu, lulusan dari kampus-kampus ini diharapkan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa berprestasi serta membuka peluang bagi dosen dan profesor asing untuk mengajar di Indonesia. Prabowo optimistis mahasiswa angkatan pertama dapat mulai menempuh pendidikan pada awal 2028.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah tengah menyiapkan kemitraan strategis dengan Imperial College guna mendukung pembangunan 10 kampus tersebut.

“Saat ini kami tengah membahas berbagai bentuk kemitraan strategis bersama Imperial College untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya pada bidang kedokteran,” ujar Brian.

Menurutnya, kerja sama tersebut meliputi pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, riset bersama, serta program profesor tamu. Brian berharap kolaborasi itu tidak hanya meningkatkan mutu 10 kampus baru, tetapi juga mendorong daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Presiden Prabowo Beri Subsidi Haji 2027 untuk Ringankan Beban Jemaah

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Ringankan Beban Pelunasan Jemaah lewat Subsidi Haji 2027

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 7 GW

12 October 2026 - 09:51

Listrik Tenaga Nuklir Digarap Bertahap untuk Perkuat Bauran Energi Nasional

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat El Nino Masih Mengintai

12 October 2026 - 09:51

Trending on Berita