Menu

Dark Mode
Aksi BEM UI Jadi Sorotan, Ketertiban dan Kenyaman Publik Harus Dijaga Aksi BEM UI Jadi Perhatian, Masyarakat Diimbau Bijak Menyikapi Informasi Tolak Provokasi dan Aksi Anarkis BEM UI, Jaga Kemerdekaan Tetap Kondusif Waspadai Provokasi dan Disinformasi di Tengah Dinamika Aksi BEM UI RAPBN 2027 Fokus pada Pangan, Energi, Pendidikan, Kesehatan, dan Hilirisasi RAPBN 2027 Targetkan Kemiskinan Turun dan Pengangguran Menurun

Berita

Pemerintah Tegaskan Swasembada Pangan Berkelanjutan sebagai Pilar Kedaulatan Nasional

badge-check


					Pemerintah Tegaskan Swasembada Pangan Berkelanjutan sebagai Pilar Kedaulatan Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa swasembada pangan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kedaulatan nasional dan menjaga ketahanan bangsa di tengah tantangan global. Keberhasilan meningkatkan produksi pangan dinilai bukan sebagai tujuan akhir, melainkan langkah awal untuk memastikan ketersediaan pangan nasional secara berkesinambungan.

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa Indonesia tidak hanya menargetkan swasembada pangan dalam jangka pendek, tetapi ingin mempertahankannya secara berkelanjutan. Menurut Presiden, menjamin kebutuhan pangan bagi ratusan juta penduduk merupakan tantangan besar yang hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kita tidak akan swasembada satu tahun, tapi seterusnya. Kita ingin swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan pencapaian bersejarah yang harus terus dijaga agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Komitmen tersebut didukung oleh kesiapan Perum Bulog dalam menjaga cadangan beras pemerintah. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa stok beras nasional yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dengan kapasitas penyimpanan sekitar 6,2 juta ton.

Menurut Rizal, cadangan beras yang kuat menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang terjangkau. Bulog akan terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP dan penyaluran bantuan pangan sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi,” kata Rizal.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif pemerintah, petani, penyuluh, dan seluruh elemen bangsa. Ia menegaskan bahwa dukungan Presiden, modernisasi alat mesin pertanian, penguatan teknologi, pembangunan irigasi, serta perluasan akses pembiayaan menjadi faktor utama peningkatan produksi nasional.

Amran menegaskan pemerintah tidak boleh berhenti pada capaian saat ini. Menurutnya, swasembada pangan harus terus dijaga agar mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika global, sehingga ketahanan pangan nasional tetap terpelihara dalam jangka panjang.***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aksi BEM UI Jadi Sorotan, Ketertiban dan Kenyaman Publik Harus Dijaga

18 August 2026 - 06:05

Aksi BEM UI Jadi Perhatian, Masyarakat Diimbau Bijak Menyikapi Informasi

18 August 2026 - 06:05

RAPBN 2027 Fokus pada Pangan, Energi, Pendidikan, Kesehatan, dan Hilirisasi

18 August 2026 - 06:05

RAPBN 2027 Targetkan Kemiskinan Turun dan Pengangguran Menurun

18 August 2026 - 06:05

Kondisi Aceh Kondusif, Semua Pihak Diminta Rawat Persatuan dan Keamanan

18 August 2026 - 06:05

Trending on Berita