Menu

Dark Mode
Deepfake Kian Sulit Dikenali, MAFINDO: Perang Informasi Setara Ancaman Darat, Laut, dan Udara Ruang Digital Sehat Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Manipulasi Informasi Pemerintah Perkuat Tata Kelola AI dan Ruang Digital Hadapi Ancaman Deepfake Waspada Ancaman Deepfake, Pakar Dorong Pemerintah Perkuat Regulasi demi Ketahanan Informasi Nasional Kolaborasi Hadapi Ancaman Deepfake Perkuat Ketahanan Informasi Nasional Penguatan Resiliensi Media Bentengi Ruang Digital dari Hoaks dan Provokasi

Berita

Pemerintah Tegas Amankan Bansos dari Penyalahgunaan Judi Daring

badge-check


					Pemerintah Tegas Amankan Bansos dari Penyalahgunaan Judi Daring Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya mencegah dana bantuan sosial disalahgunakan untuk praktik judi daring atau judi online dengan memperketat pengawasan, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta mengajak masyarakat lebih waspada terhadap kingdom group di Facebook dan platform digital lain yang kerap menyasar penerima bansos melalui iming-iming keuntungan instan. Langkah ini dilakukan menyusul temuan adanya aliran dana bansos ke aktivitas judi online ilegal di sejumlah daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan pemerintah tidak menutup mata terhadap penyimpangan pemanfaatan bantuan sosial yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ia menjelaskan temuan tersebut diperoleh dari hasil koordinasi Kementerian Sosial dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

“Temuan ini menjadi peringatan serius bagi kita semua karena bansos masih memiliki kerentanan untuk disalahgunakan, sehingga pengawasan harus diperketat,” ujar Saifullah Yusuf.

Menurutnya data Kementerian Sosial menunjukkan penerima bansos yang terlibat judi daring berasal dari berbagai latar belakang dengan jumlah yang tidak sedikit. Kondisi ini mendorong pemerintah mengambil langkah terintegrasi agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

“Bansos harus dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan, pendidikan, dan kesehatan, bukan untuk aktivitas yang justru merugikan keluarga penerima,” katanya.

Sementara itu, PPATK mencatat tren peningkatan transaksi judi daring secara nasional, dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemain terbanyak dan nilai deposit mencapai triliunan rupiah. Direktur Analisis dan Pemeriksaan II PPATK Shalehuddin Akbar mengatakan sebagian pemain judi online teridentifikasi sebagai penerima bansos.

“Kami menemukan lebih dari 199 ribu pemain judi online yang tercatat sebagai penerima bansos, dengan total deposit hampir Rp300 miliar,” ujarnya.

Menanggapi temuan tersebut, pemerintah menetapkan Jawa Barat sebagai provinsi percontohan nasional dalam pemberantasan judi daring melalui pembentukan Tim Zero Judi Online. Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik Kemenko Polkam Syaiful Garyadi menyebut langkah ini sebagai upaya konkret pemerintah.

“Kami menargetkan pada 2026 Jawa Barat menjadi wilayah bebas judi online,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan penurunan transaksi judi daring menjadi bukti keseriusan pemerintah. Berdasarkan data PPATK, perputaran dana judi online sepanjang 2025 tercatat Rp155 triliun atau turun 57 persen dibanding 2024.

“Hal ini menunjukkan kebijakan pengawasan, pemutusan akses, dan penegakan hukum berjalan efektif dan terukur,” ujar Meutya.

Ia menambahkan pemerintah akan terus menindak praktik judi daring dengan menutup situs, mengawasi konten, serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Langkah ini bagian dari komitmen menjaga ruang digital yang aman dan sehat,” ucapnya.***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Deepfake Kian Sulit Dikenali, MAFINDO: Perang Informasi Setara Ancaman Darat, Laut, dan Udara

17 July 2026 - 01:00

Ruang Digital Sehat Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Manipulasi Informasi

17 July 2026 - 01:00

Pemerintah Perkuat Tata Kelola AI dan Ruang Digital Hadapi Ancaman Deepfake

17 July 2026 - 01:00

Waspada Ancaman Deepfake, Pakar Dorong Pemerintah Perkuat Regulasi demi Ketahanan Informasi Nasional

17 July 2026 - 01:00

Kolaborasi Hadapi Ancaman Deepfake Perkuat Ketahanan Informasi Nasional

17 July 2026 - 01:00

Trending on Berita