Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

Berita

Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat Melalui Integrasi Data Nasional

badge-check


					Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat Melalui Integrasi Data Nasional Perbesar

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan saat ini pemerintah memperkuat sekolah rakyat melalui integrasi nasional.

Hal tersebut diungkapkan Gus Ipul saat membuka kegiatan Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di 66 titik Sekolah Rakyat Tahap 1C yang digelar di Hotel Grand Travello Bekasi.

Sinkronisasi ini bertujuan mengintegrasikan seluruh data Sekolah Rakyat ke dalam sistem Dapodik yang dikelola Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga data pendidikan Sekolah Rakyat terhubung dan terintegrasi dengan sistem lintas kementerian.

“Jadi ini sinkronisasi, supaya datanya kita semakin baik dan terhubung dengan seluruh kementerian,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, operator di Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam pemenuhan berbagai administrasi Sekolah Rakyat. Mulai dari data guru, peserta didik, tenaga kependidikan, hingga data satuan pendidikan dan kelembagaannya.

“(Jadi) di sini adalah bagaimana data kita terhubung dengan data yang dimiliki oleh Dikdasmen. Di sini memang disambungkan data guru, data murid itu bisa tersambung, bisa terhubung,” tutur Gus Ipul.

Ia menjelaskan, secara nasional Sekolah Rakyat telah tersebar di 166 titik. Sebanyak 100 titik telah selesai melakukan sinkronisasi pada tahap pertama dan kedua, sementara kegiatan kali ini merupakan tahap ketiga yang mencakup 66 titik tersisa.

Gus Ipul mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam proses sinkronisasi karena Sekolah Rakyat merupakan program rintisan yang baru pertama kali diselenggarakan. Ketidaksesuaian data masih ditemukan pada tahap awal pelaksanaan.

Namun, Kementerian Sosial terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk mengatasi kendala tersebut.

“Kita terus berkoordinasi, kendala-kendala yang ada itu bisa diatasi,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Lapangan Kerja Tumbuh seiring Investasi Strategis

14 October 2026 - 09:30

Trending on Berita