Menu

Dark Mode
Menjadikan Ojol Bagian dari UMKM adalah Langkah Besar Mengangkat Kesejahteraan Rakyat Negara Hadir untuk Ojol lewat Perlindungan Pendapatan, Hak Kerja, dan Masa Depan Perpres Ojol Disiapkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi Perpres Ojol Targetkan Aturan Lebih Adil bagi Pengemudi dan Aplikator Magang Nasional Menyiapkan Generasi Kerja Makin Kompeten Program Magang Nasional, Investasi Besar untuk Talenta Muda

Berita

Mitigasi El Niño Dipercepat, Pemerintah Fokus Cegah Kekeringan dan Gangguan Pangan

badge-check


					Mitigasi El Niño Dipercepat, Pemerintah Fokus Cegah Kekeringan dan Gangguan Pangan Perbesar

Jakarta – Pemerintah mempercepat langkah mitigasi menghadapi potensi dampak fenomena El Niño yang diperkirakan mulai terasa pada musim kemarau tahun ini. Upaya tersebut difokuskan untuk mencegah kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta seluruh kepala daerah segera memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak El Niño yang diprediksi paling signifikan terjadi pada periode Juli hingga Oktober.

“Saya minta seluruh kepala daerah melakukan rapat internal. Ada BPBD, dinas pertanian, dinas pengairan, semuanya dikumpulkan untuk mengantisipasi dampak di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Tito.

Menurut Tito, terdapat dua ancaman utama yang perlu diwaspadai, yakni meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca yang lebih panas serta berkurangnya ketersediaan air yang dapat mengganggu sektor pertanian, perkebunan, hingga kebutuhan air masyarakat.

Pemerintah pusat, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi bersama kementerian dan lembaga terkait. Strategi penanganan disusun berdasarkan data dan proyeksi dari BMKG, BNPB, Kementerian Pertanian, serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Selain memperkuat koordinasi di tingkat daerah, Tito juga meminta para gubernur meningkatkan komunikasi dengan bupati dan wali kota agar kesiapsiagaan menghadapi El Niño berjalan merata di seluruh wilayah.

“Solusi-solusi juga telah disiapkan. Kementerian Pertanian misalnya melalui irigasi, pompanisasi, dan langkah-langkah lainnya. BNPB juga akan melakukan modifikasi cuaca agar turun hujan di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, instansi vertikal, balai wilayah sungai, penyuluh pertanian, pemadam kebakaran, hingga pemerintah desa dalam upaya pencegahan dan penanganan dampak El Niño.

Tito menegaskan peran kepala desa sangat penting dalam mendeteksi dini potensi kebakaran lahan maupun kekeringan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Libatkan pula para kepala desa untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran dan jika muncul (kebakaran) dapat segera ditangani,” tegasnya.

Pemerintah berharap langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini mampu menjaga ketahanan pangan nasional, meminimalkan risiko gagal panen, serta mencegah gejolak harga pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perpres Ojol Disiapkan, Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi

16 August 2026 - 11:53

Perpres Ojol Targetkan Aturan Lebih Adil bagi Pengemudi dan Aplikator

16 August 2026 - 11:53

Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Kuota Baru Program Magang Nasional Batch 2

16 August 2026 - 11:53

Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka September, Kuota Puluhan Ribuan Peserta

16 August 2026 - 11:53

Antusiasme Publik Rayakan Momentum HUT ke-81 RI Tunjukkan Semangat Persatuan

16 August 2026 - 11:53

Trending on Berita