Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV Prabowo Memilih Bantuan Pangan dan Subsidi Upah untuk Memastikan Rakyat Tetap Bertahan   Bantuan Pangan dan Subsidi Upah: Sinyal Kuat Pemerintah Tidak Membiarkan Rakyat Sendiri   Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

Berita

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka

badge-check


					Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka Perbesar

Jakarta – Program Koperasi Merah Putih terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pihaknya meminta produk-produk UMKM diprioritaskan untuk masuk ke gerai Koperasi Merah Putih.

“Penguatan koperasi kini harus masuk ke tahap yang lebih konkret, yakni operasionalisasi KDKMP dan pengembangan kolaborasi usaha yang berdampak langsung pada ekonomi warga,” kata Menkop Ferry.

Menurut dia, Gerakan Koperasi juga perlu masuk ke sektor produksi kebutuhan harian masyarakat dan pascaproduksi agar efek ekonominya terasa lebih luas.

Ia menilai bahwa pengembangan koperasi dapat menjadi pintu masuk untuk menghidupkan industri kecil di daerah.

“Kita bisa belajar buat sabun, sampo, detergen, sampai sambal sendiri. Itu bisa menghidupkan industri kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jateng serta menjadi terobosan untuk memecahkan berbagai masalah di masyarakat,” katanya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya mendorong penguatan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi nasional.

Ia berharap Koperasi desa dapat mampu menggerakkan produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri secara mandiri.

“Semua koperasi terutama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi kekuatan menggerakkan ekonomi kita. Langkah ini dilakukan agar bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri,” kata Muhaimin.

Ia juga mengatakan penguatan koperasi desa juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan menekan angka kemiskinan. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan nasional turun di bawah lima persen pada 2029.

“Kami akan bekerja keras agar koperasi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi nasional. Koperasi diharapkan ikut berperan aktif mengatasi kemiskinan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ucap Muhaimin.

Ia menambahkan pemerintah akan terus mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ini juga termasuk menampung produk lokal dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

“Koperasi harus mampu menjadi penyerap hasil produksi pangan dan pertanian masyarakat. Gerai koperasi juga diharapkan menjadi sarana tumbuhnya produktivitas lokal serta penguatan ekonomi masyarakat,” ucap Muhaimin.

Koperasi Merah Putih optimistis dapat terus memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Ke depan, koperasi ini diharapkan menjadi pilar utama dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis potensi lokal.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan

2 October 2026 - 22:26

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV

2 October 2026 - 22:26

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

2 October 2026 - 22:25

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

2 October 2026 - 22:25

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Pemerintahan Dinilai Makin Menguat

2 October 2026 - 22:25

Trending on Berita