Menu

Dark Mode
Program MBG Berhasil Serap Hasil Produksi Petani Lokal MBG Serap Hasil Pertanian hingga Perkuat Ekonomi Desa  Program MBG dan Efek Berganda bagi Sektor Pertanian MBG sebagai Penggerak Ekosistem Pertanian Nasional Presiden Prabowo Dorong Ekonomi Biru lewat Penguatan Kampung Nelayan Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Bagian Strategi Ekonomi Biru Prabowo

Berita

Lewat CKG, Kesehatan Berkualitas Ditingkatkan dengan Deteksi Dini

badge-check


					Lewat CKG, Kesehatan Berkualitas Ditingkatkan dengan Deteksi Dini Perbesar

Jakarta – Pemerintah berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini semakin diperluas jangkauannya.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong deteksi dini berbagai penyakit, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya melakukan cek kesehatan gratis (CKG) minimal satu kali dalam setahun. Hal tersebut sebagai langkah pencegahan penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

“Cek kesehatan gratis minimal setahun sekali itu semua orang harus lakukan. Kenapa?, karena kematian paling tinggi itu stroke, jantung, dan ginjal,” kata Menkes.

Menkes menyampaikan, berdasarkan data pihaknya, stroke menjadi penyebab kematian tertinggi dengan sekitar 350 ribu kasus per tahun. Disusul penyakit jantung 250–300 ribu kasus, kemudian kanker dan penyakit ginjal sebagai penyebab kematian berikutnya.

“Stroke itu 300 ribu, jantung 250 ribu, kanker 234 ribu. Itu penyakit-penyakit kronis yang sebenarnya kita punya waktu 5 sampai 6 tahun sebelum kondisi menjadi fatal,” ucap Menkes Budi.

Selain pemeriksaan rutin, ia juga mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga teratur. Pemerintah, lanjut Budi, telah menyiapkan program CKG yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini

“WHO bilang 30 menit sehari, lima hari seminggu sampai seumur hidup. Itu harus konsisten,” kata Menkes Budi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pihaknya mengintegrasikan skrining mata dalam Program CKG 2026 dan memastikan layanan operasi katarak dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kondisi ini mengancam produktivitas nasional, khususnya kelompok usia lanjut (lansia). Data Kemenkes menunjukkan katarak menjadi penyebab utama kebutaan penduduk usia di atas 50 tahun yakni sebesar 81,2 persen.

“Jika katarak tidak ditangani, yang hilang bukan hanya penglihatan, melainkan juga peran sosial dan produktivitas mereka,” ujar Wamenkes Dante.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini juga terus meningkat. Di sejumlah daerah, pelaksanaan CKG mendapat respons positif karena memudahkan akses layanan kesehatan tanpa biaya.

Ke depan, pemerintah akan terus mengoptimalkan sosialisasi dan integrasi layanan CKG dengan program kesehatan lainnya. Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, CKG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program MBG Berhasil Serap Hasil Produksi Petani Lokal

13 May 2026 - 10:41

MBG Serap Hasil Pertanian hingga Perkuat Ekonomi Desa

13 May 2026 - 10:41

Presiden Prabowo Dorong Ekonomi Biru lewat Penguatan Kampung Nelayan

13 May 2026 - 10:41

Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Bagian Strategi Ekonomi Biru Prabowo

13 May 2026 - 10:41

Kesehatan Berkualitas Diperluas lewat Aktifnya Program CKG di Segala Usia

13 May 2026 - 10:41

Trending on Berita