Menu

Dark Mode
Threshold SLIK Rp1 Juta Perluas Akses Rumah Subsidi Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja Informal dan Mitra Ojol Ojol, Rumah Subsidi, dan Pengakuan atas Kerja Sektor Informal Reformasi SLIK sebagai Dukungan Nyata untuk Program Rumah Subsidi   Spam Judol di Media Sosial Ditindak, Pemerintah Perkuat Resiliensi Media Digital Resiliensi Media Diperkuat, Kemkomdigi Gandeng Meta Atasi Spam Judi Daring

Opini

Presiden Prabowo: Saya Ingin Semua Rumah di Indonesia Pakai Genteng

badge-check


					Presiden Prabowo: Saya Ingin Semua Rumah di Indonesia Pakai Genteng Perbesar

Sentul, Bogor – Pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Senin (02/02), Presiden Prabowo Subianto memberikan beberapa arahan kepada kepala daerah. Salah satunya adalah proyek ‘gentengisasi’.

Presiden Prabowo menginginkan rumah di seluruh wilayah menggunakan atap genteng berbahan tanah liat. Ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang akan menggerakan banyak stakeholder untuk melakukan pembersihan sampah.

“Saya ingin semua atap (rumah) di Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, ongkos untuk membuat pabrik genteng itu tidak mahal, begitu juga dengan ongkos produksinya. Bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat.

“Saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah batu bara dicampur dengan tanah bahan genteng,” ujar Presiden.

Ditambahkan Presiden Prabowo bahwa nanti pemerintah pusat akan membantu dari sisi sebelum hingga sesuai mulainya proyek ‘gentengisasi’.

“Bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah,” lanjut Presiden.

Dalam paparannya, Presiden juga menunjukkan proyek gentengisasi yang dimaksud. Dia ditentukan palet warna yang dinamakan Nusantara Horizon, yang terdiri dari biru langit, navy blue, hijau, abu-abu, dan terakota.

Presiden Prabowo juga bercerita bahwa pada zaman dahulu atap rumah di Indonesia menggunakan rumbia atau ijuk. Hal itu membuat suasana di dalam rumah juga semakin sejuk.

Dia juga mengeluhkan salah satu di desa di Minahasa, Sulawesi Utara, yang kini banyak menggunakan seng sebagai atap rumah mereka, dan tidak lagi menggunakan rumbia.

“Kalau seng itu berkarat yang melambangkan degenerasi. Kita berharap Indonesia tidak terlihat berkarat bukan lambang kebangkitan Indonesia,” tutup Presiden.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi. Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, di mana peralatannya relatif terjangkau. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh, karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain agar lebih ringan dan kuat. [*]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ojol, Rumah Subsidi, dan Pengakuan atas Kerja Sektor Informal

12 July 2026 - 13:05

Reformasi SLIK sebagai Dukungan Nyata untuk Program Rumah Subsidi  

12 July 2026 - 13:05

Resiliensi Media dan Perang Baru Melawan Spam Judi Daring  

12 July 2026 - 13:04

Spam Judi Daring dan Perlunya Resiliensi Media Digital  

12 July 2026 - 13:04

Sekolah Rakyat Siap Beroperasi pada Tahun Ajaran Baru dengan Layanan Optimal

12 July 2026 - 13:04

Trending on Opini