Menu ✖

Dark Mode
Sinyal Ekonomi Menguat Menunjukkan Daya Tahan RI di Tengah Tekanan Global Sinyal Ekonomi Menguat Jadi Modal Menjaga Kepercayaan Pasar dan Rakyat Sinyal Ekonomi Menguat, Inflasi Terkendali dan Manufaktur Kembali Ekspansi Sinyal Ekonomi Menguat, Aktivitas Manufaktur dan Ekspor Makin Bergairah Perlinsos 2027 Targetkan Bantuan Sosial Lebih Cepat dan Transparan Pemerintah Siapkan Perlinsos 2027 untuk Perkuat Akurasi Bansos

Opini

Presiden Prabowo: Saya Ingin Semua Rumah di Indonesia Pakai Genteng

badge-check


					Presiden Prabowo: Saya Ingin Semua Rumah di Indonesia Pakai Genteng Perbesar

Sentul, Bogor – Pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Senin (02/02), Presiden Prabowo Subianto memberikan beberapa arahan kepada kepala daerah. Salah satunya adalah proyek ‘gentengisasi’.

Presiden Prabowo menginginkan rumah di seluruh wilayah menggunakan atap genteng berbahan tanah liat. Ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang akan menggerakan banyak stakeholder untuk melakukan pembersihan sampah.

“Saya ingin semua atap (rumah) di Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, ongkos untuk membuat pabrik genteng itu tidak mahal, begitu juga dengan ongkos produksinya. Bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat.

“Saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah batu bara dicampur dengan tanah bahan genteng,” ujar Presiden.

Ditambahkan Presiden Prabowo bahwa nanti pemerintah pusat akan membantu dari sisi sebelum hingga sesuai mulainya proyek ‘gentengisasi’.

“Bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah,” lanjut Presiden.

Dalam paparannya, Presiden juga menunjukkan proyek gentengisasi yang dimaksud. Dia ditentukan palet warna yang dinamakan Nusantara Horizon, yang terdiri dari biru langit, navy blue, hijau, abu-abu, dan terakota.

Presiden Prabowo juga bercerita bahwa pada zaman dahulu atap rumah di Indonesia menggunakan rumbia atau ijuk. Hal itu membuat suasana di dalam rumah juga semakin sejuk.

Dia juga mengeluhkan salah satu di desa di Minahasa, Sulawesi Utara, yang kini banyak menggunakan seng sebagai atap rumah mereka, dan tidak lagi menggunakan rumbia.

“Kalau seng itu berkarat yang melambangkan degenerasi. Kita berharap Indonesia tidak terlihat berkarat bukan lambang kebangkitan Indonesia,” tutup Presiden.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi. Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, di mana peralatannya relatif terjangkau. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh, karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain agar lebih ringan dan kuat. [*]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sinyal Ekonomi Menguat Menunjukkan Daya Tahan RI di Tengah Tekanan Global

9 October 2026 - 23:36

Sinyal Ekonomi Menguat Jadi Modal Menjaga Kepercayaan Pasar dan Rakyat

9 October 2026 - 23:36

Perlinsos 2027 Membuktikan Perlindungan Sosial Berbasis Data Bersih

9 October 2026 - 23:36

Perlindungan Sosial 2027 Melalui DTSEN Menghapus Celah Data Ganda dan Bantuan Salah Sasaran

9 October 2026 - 23:36

Negara Kian Solid dan Responsif Atas HAM dalam Dua Tahun Prabowo-Gibran

9 October 2026 - 23:35

Trending on Opini