Menu

Dark Mode
Perjalanan Reformasi Masih Berlanjut Melalui Penguatan Institusi Negara Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat Koordinasi Distribusi Diperkuat untuk Menjaga Ketersediaan Minyakita di Seluruh Daerah Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau Fakta Kemajuan Nasional Menegaskan Semangat Reformasi Tetap Terjaga

Berita

Wapres Gibran Tinjau Program MBG di SMA Negeri 1 Wamena, Pastikan Gizi Siswa Papua Terpenuhi

badge-check


					Wapres Gibran Tinjau Program MBG di SMA Negeri 1 Wamena, Pastikan Gizi Siswa Papua Terpenuhi Perbesar

Wamena — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (14/1).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan langsung oleh para siswa, khususnya di wilayah pegunungan Papua.

Kunjungan ke SMA Negeri 1 Wamena merupakan bagian dari agenda kerja Wapres di hari kedua di Wamena. Sebelumnya, Wapres meninjau aktivitas perekonomian masyarakat di Pasar Putikelek untuk melihat stabilitas harga dan perputaran ekonomi lokal.

Didampingi Pj Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan Bupati Jayawijaya Atenius Murip, Wapres menyapa para pedagang serta Mama-mama Papua yang berjualan di pasar tradisional tersebut.

Di SMA Negeri 1 Wamena, Wapres berdialog langsung dengan kepala sekolah, para guru, serta siswa penerima manfaat MBG. Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi penting bagi anak-anak agar dapat belajar secara optimal, tumbuh sehat, dan memiliki kesiapan untuk menjadi generasi penerus pembangunan di daerahnya.

Kepala SMA Negeri 1 Wamena, Yosep Suryo Wibisono, menyampaikan bahwa MBG telah dilaksanakan sejak awal pencanangan oleh Presiden dan mendapat respons positif dari siswa.

“Sejak dicanangkan oleh Bapak Presiden, kami sudah langsung melaksanakan program ini. Secara umum anak-anak sangat antusias. Kalau MBG terlambat, mereka pasti bertanya dan menunggu,” ujar Yosep.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini tidak terdapat keluhan serius dari siswa terkait pelaksanaan MBG.

“Keluhan pada prinsipnya tidak ada. Ada yang bilang porsinya cukup, ada juga yang bilang sedikit, tapi secara umum sudah baik dan anak-anak suka,” katanya.

Salah satu siswa kelas XI, Yomanche Kayame, mengaku senang sekolahnya dikunjungi Wapres dan merasakan langsung manfaat MBG.

“Senang sekali. Terima kasih karena sudah mengunjungi kami di SMA Negeri 1 Wamena,” ujarnya.

Program MBG di Papua Pegunungan resmi diluncurkan pada 17 Maret 2025 di Kabupaten Jayawijaya dan menjangkau sekitar 3.500 siswa dari sekitar 20 sekolah di Distrik Wamena.

Program yang dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini menetapkan nilai satu porsi MBG sekitar Rp35.000 dengan dukungan lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi distribusi dan keamanan pangan guna memastikan program berjalan aman dan berkualitas. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjalanan Reformasi Masih Berlanjut Melalui Penguatan Institusi Negara

10 June 2026 - 09:45

Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat

10 June 2026 - 09:45

Koordinasi Distribusi Diperkuat untuk Menjaga Ketersediaan Minyakita di Seluruh Daerah

10 June 2026 - 09:45

Fakta Kemajuan Nasional Menegaskan Semangat Reformasi Tetap Terjaga

10 June 2026 - 09:45

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Hilirisasi Pertanian dan Inovasi Agroindustri

10 June 2026 - 09:45

Trending on Berita