Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Gandeng Pakar Perkuat Solusi Penanganan Karhutla Sinergi Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Optimalkan Mitigasi Bencana, Perkuat Peringatan Dini dan Pendidikan Kebencanaan Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi melalui Edukasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Lindungi Pelajar dari Risiko Bencana, Pemerintah Perkuat Edukasi Mitigasi Hadapi Ancaman El Niño, Pemerintah Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Ketahanan Air Nasional

Berita

TNI-Polri Kompak Jaga Demokrasi, Masyarakat Diajak Hindari Aksi Anarkis

badge-check


					TNI-Polri Kompak Jaga Demokrasi, Masyarakat Diajak Hindari Aksi Anarkis Perbesar

Jakarta – Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus dipertegas sebagai bukti hadirnya negara dalam menjaga rasa aman publik. Kolaborasi ini dinilai sebagai kunci stabilitas nasional, penopang demokrasi yang sehat, sekaligus penangkal provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat langkah preventif. Ia menilai keterbukaan terhadap masukan masyarakat penting untuk menyempurnakan strategi pengamanan.

“Kita terbuka bagi masukan yang konstruktif untuk berbenah. Dengan begitu, kita bisa lebih cermat, antisipatif, dan siap dalam melaksanakan upaya pencegahan,” kata Brigjen Freddy.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar. Ia memuji profesionalisme Polri dalam meredam potensi konflik dan menjaga stabilitas nasional.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan terukur Polri dalam menjaga stabilitas nasional. Mengelola dinamika yang kompleks, institusi ini mampu menunjukkan dedikasi tinggi,” ujar Semar.

Menurutnya, loyalitas Polri terhadap pimpinan negara, termasuk Presiden Prabowo, tidak pernah diragukan.

“Dalam sejarah republik ini, Polri selalu setia kepada bangsa dan negara. Dukungan mereka terhadap Presiden Prabowo merupakan kelanjutan dari komitmen tersebut,” jelasnya.

Mardiansyah juga mengingatkan publik agar bijak menghadapi isu yang bernuansa provokasi. “Masyarakat perlu bijak dan waspada terhadap isu-isu yang bertujuan memecah belah. Soliditas bangsa adalah kunci kemajuan,” tegasnya.

Senada, Koordinator Aliansi Solidaritas Rakyat Indonesia (ASRI), Fikri, menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara tertib.

“Segala bentuk tindak anarkis, vandalisme, serta upaya membenturkan rakyat dengan aparat kepolisian maupun TNI hanya akan merugikan masyarakat. Itu merusak citra perjuangan, mencederai semangat demokrasi, bahkan merupakan tindakan tercela dan biadab,” ujarnya.

Di sisi lain, Dosen Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta, menyebut aparat intelijen sudah bekerja maksimal. “Saya yakin intelijen sudah memberikan informasi terkait rencana unjuk rasa ini kepada usernya masing-masing,” tuturnya.

Dengan soliditas TNI-Polri yang kokoh dan kesadaran masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, stabilitas nasional diyakini tetap terjaga, sementara demokrasi Indonesia terus berkembang tanpa terjebak provokasi destruktif.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lindungi Pelajar dari Risiko Bencana, Pemerintah Perkuat Edukasi Mitigasi

18 October 2026 - 12:30

Hadapi Ancaman El Niño, Pemerintah Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Ketahanan Air Nasional

18 October 2026 - 12:30

Pemerintah Dorong Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Dinamika Perubahan Musim

18 October 2026 - 12:30

BNPB Gandeng Perguruan Tinggi Untuk Perkuat Edukasi Kebencanaan

18 October 2026 - 12:30

Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Diperkuat melalui Mitigasi Kekeringan dan Pencegahan Karhutla

18 October 2026 - 12:30

Trending on Berita