Menu ✖

Dark Mode
Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Generasi Muda Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Provokasi

Berita

TNI Berhasil Lumpuhkan Anggota OPM Pimpinan Egianus Kogoya di Yahukimo, Amankan Sejumlah Barang Bukti

badge-check


					TNI Berhasil Lumpuhkan Anggota OPM Pimpinan Egianus Kogoya di Yahukimo, Amankan Sejumlah Barang Bukti Perbesar

Intelijen kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan dengan melumpuhkan dua anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya, Kodap III Ndugama. Operasi penindakan ini berlangsung pada Senin, 16 Juni 2025, sekitar pukul 00.15 WIT, di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Langkah tegas ini diambil sebagai respons terhadap aksi kekerasan yang dilakukan kelompok OPM, termasuk pembunuhan terhadap para pekerja pembangunan gereja di Wamena dan perusakan kawasan hutan untuk ladang ganja ilegal. Berdasarkan informasi dari masyarakat, aparat TNI mendapati keberadaan empat anggota OPM di salah satu honai di Kampung Ligima, yang kemudian menjadi sasaran operasi.

Dalam kontak tembak singkat yang terjadi, dua anggota OPM tewas di tempat tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak TNI. Dari lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain satu pucuk pistol organik jenis revolver, satu pucuk pistol rakitan, lima butir munisi kaliber 9 mm, satu unit handphone, satu alat ukur Leica 1000 YDSAT, satu perangkat HT tipe Baofeng, serta satu unit teleskop optik.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bukti nyata kehadiran TNI untuk melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata. Ia menyampaikan bahwa penindakan dilakukan secara profesional, terukur, dan proporsional demi menciptakan rasa aman bagi warga.

“Operasi ini adalah langkah nyata dalam melindungi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua. Kami mengajak seluruh pihak yang masih memilih jalan kekerasan untuk segera menghentikan aksi bersenjata dan kembali membangun Papua bersama-sama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kristomei.

Egianus Kogoya sendiri telah lama menjadi buronan dan tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2018 karena keterlibatannya dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

TNI menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan dialogis, penegakan hukum, dan pembinaan teritorial, seraya membuka ruang bagi rekonsiliasi demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan

27 October 2026 - 03:24

Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda

27 October 2026 - 03:24

Trending on Berita