Menu

Dark Mode
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Terus Optimal, Tokoh Publik Wajib Jaga Persatuan Nasional Tokoh Masyarakat Wajib Jaga Persatuan Wujudkan Percepatan Pemulihan Aceh Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif Provokasi Pisah dari NKRI Dinilai Tidak Relevan, Aceh Butuh Rehabilitasi Pascabencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris Tegaskan Arah Diplomasi Global Diplomasi Presiden Prabowo di Inggris Tegaskan Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Berita

Stimulus Ekonomi Terukur, Mesin Penggerak Baru Pemulihan dan Pertumbuhan Nasional

badge-check


					Stimulus Ekonomi Terukur, Mesin Penggerak Baru Pemulihan dan Pertumbuhan Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dengan merilis serangkaian stimulus yang dirancang secara strategis untuk memulihkan daya beli masyarakat serta mendorong konsumsi rumah tangga. Stimulus ini diyakini menjadi amunisi penting dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II dan III tahun 2025, sekaligus menjawab tantangan perlambatan ekonomi global.

Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, mengatakan stimulus konsumsi seperti diskon tarif listrik, subsidi transportasi, dan perluasan bantuan sosial akan memberikan efek nyata dalam waktu dekat. Belanja modal pemerintah yang mulai bergerak sejak April menjadi sinyal positif

“Mungkin momentumnya dari stimulus konsumsi. Pemerintah mau menggulirkan stimulus diskon tarif listrik dan sebagainya. Paling itu yang akan mendorong konsumsi di akhir kuartal II dan awal kuartal III, kuartal II nanti tidak selambat kuartal I pertumbuhannya,” ujarnya.

Kebijakan stimulus ekonomi ini mencakup enam sektor utama, antara lain diskon tarif listrik 50 persen untuk pelanggan kecil, diskon tarif tol, potongan tarif transportasi umum, penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU), tambahan alokasi bansos, serta perpanjangan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Paket-paket ini tidak hanya difokuskan pada pemulihan konsumsi jangka pendek, tetapi juga disiapkan untuk menopang kestabilan jangka panjang.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan bahwa pemerintah tetap yakin terhadap capaian pertumbuhan ekonomi tahun 2025. Optimisme ini sejalan dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah, yang tidak hanya responsif terhadap situasi ekonomi global, tetapi juga berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami masih optimis pertumbuhan ekonomi 2025 dikisaran 5% sesuai target,” katanya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CoRE), Mohammad Faisal, yang menilai dampak nyata dari stimulus akan lebih terasa pada kuartal III.

“Jadi kalau mau ke kuartal kedua, ini kan baru Juni, dampaknya paling di kuartal berikutnya. Akan berdampak langsung terhadap penambahan income dan membantu biaya hidup,” ujarnya.

Faisal menyoroti pentingnya konsistensi dan keberlanjutan program, terutama pada stimulus langsung seperti BSU dan diskon listrik, yang menurutnya. Dia juga menilai insentif seperti potongan tarif tol berperan penting untuk efisiensi logistik dan biaya transportasi publik.

“Sepanjang itu dilakukan secara konsisten dan dalam jangka waktu yang cukup panjang, jadi bukan hanya beberapa bulan saja,” tegasnya.

Melalui kombinasi stimulus jangka pendek dan penguatan struktur ekonomi jangka panjang, kebijakan pemerintah menjadi bukti nyata bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dirancang untuk pulih, tetapi untuk bangkit lebih kuat dan tangguh menghadapi masa depan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif

20 January 2026 - 09:30

Provokasi Pisah dari NKRI Dinilai Tidak Relevan, Aceh Butuh Rehabilitasi Pascabencana

20 January 2026 - 09:30

Presiden Prabowo Bawa Isu Konservasi dan Investasi dalam Rangkaian Kunjungan ke Inggris

20 January 2026 - 09:30

Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Dorong Diplomasi Ekonomi dan Komitmen Pelestarian Lingkungan

20 January 2026 - 09:29

Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2026 untuk Kesejahteraan dan Pertumbuhan Berkelanjutan

20 January 2026 - 09:29

Trending on Berita