Menu

Dark Mode
Hilirisasi Riset 2026 Diperkuat untuk Ketahanan Energi, Kesehatan, dan Pangan Hilirisasi Riset dan Jalan Baru Menjadikan Kampus sebagai Mesin Inovasi Nasional Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia CKG Diperkuat dengan Deteksi Kusta di Faskes Dasar Pemerintah Dorong Hilirisasi Riset Tahap II untuk Percepat Inovasi Siap Industri Pemerintah Integrasikan Skrining Kusta dalam CKG untuk Kejar Eliminasi 2030

Berita

Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Bendera Merah Putih, Bukan Simbol Lainnya

badge-check


					Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Bendera Merah Putih, Bukan Simbol Lainnya Perbesar

JAKARTA – Mari bersama-sama merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan menggunakan Bendera Merah Putih, dan bukan justru sekadar menggunakan simbol hiburan saja seperti bendera One Piece.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, publik terus ramai memperbincangkan adanya fenomena pengibaran bendera bajak laut dari serial anime One Piece.

Aksi tersebut dinilai oleh sebagian pihak sebagai bentuk ekspresi secara kreatif saja, namun sejumlah tokoh nasional mengingatkan mengenai betapa pentingnya untuk terus mengutamakan penggunaan simbol negara, yakni Bendera Merah Putih.

Sangat penting untuk menjunjung simbol negara tersebut, utamanya pada saat momentum sakral perayaan HUT RI ke-80 seperti sekarang ini.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, menilai bahwa adanya fenomena pengibaran bendera One Piece tersebut sebagai salah satu bentuk aspirasi sosial yang tidak bisa diabaikan dari masyarakat.

“Yang mereka lakukan itu bukan pemberontakan. Mereka hanya ingin didengar,” katanya.

“Sama seperti di One Piece, banyak karakter memberontak bukan karena benci, tapi karena kecewa dan ingin perubahan,” ujar Noel dalam keterangan tertulis

Ia kemudian menggarisbawahi bahwa Merah Putih sejatinya adalah simbol yang sakral dan tidak boleh digantikan oleh apapun.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa negara juga perlu hadir secara langsung untuk lebih mendengar dan merangkul masyarakat, bukan hanya sekadar menegur saja.

“Kalau anak-anak muda merasa nilai-nilai itu tidak ada dalam kehidupan nyata, itu artinya kita harus evaluasi cara kita hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi fenomena pengibaran bendera One Piece tersebut dengan pendekatan yang lebih lunak.

“Saya kira itu ekspresi kreativitas, ekspresi inovasi, dan pasti hatinya adalah Merah Putih, semangatnya Merah Putih,” ucap Muzani di Jakarta, Minggu (3/8).

Ia tetap yakin bahwa seluruh generasi muda bangsa sejatinya tetap menyimpan semangat nasionalisme mereka di tengah arus budaya global.

Senada, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan agar masyarakat menghindari simbol-simbol hiburan yang berpotensi disalahartikan.

“Kita harus fokuskan ke peringatan kemerdekaan. Jangan sampai ada salah persepsi,” kata Fadli di Depok.

Peringatan kemerdekaan semestinya menjadi momentum menegaskan identitas kebangsaan.

Merah Putih bukan sekadar bendera, melainkan lambang keberanian, kesucian, dan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Mengibarkannya berarti merawat semangat persatuan, bukan menggantinya dengan simbol fiksi. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hilirisasi Riset 2026 Diperkuat untuk Ketahanan Energi, Kesehatan, dan Pangan

18 July 2026 - 23:21

CKG Diperkuat dengan Deteksi Kusta di Faskes Dasar

18 July 2026 - 23:21

Pemerintah Dorong Hilirisasi Riset Tahap II untuk Percepat Inovasi Siap Industri

18 July 2026 - 23:21

Pemerintah Integrasikan Skrining Kusta dalam CKG untuk Kejar Eliminasi 2030

18 July 2026 - 23:21

Presiden Prabowo Perkuat Perlindungan Nelayan lewat BBM Khusus dan Cold Storage

18 July 2026 - 23:20

Trending on Berita