Menu

Dark Mode
Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran Pemerataan Listrik Desa, Meningkatkan Kualitas Hidup Rakyat Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

Berita

Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Bendera Merah Putih, Bukan Simbol Lainnya

badge-check


					Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Bendera Merah Putih, Bukan Simbol Lainnya Perbesar

JAKARTA – Mari bersama-sama merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan menggunakan Bendera Merah Putih, dan bukan justru sekadar menggunakan simbol hiburan saja seperti bendera One Piece.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, publik terus ramai memperbincangkan adanya fenomena pengibaran bendera bajak laut dari serial anime One Piece.

Aksi tersebut dinilai oleh sebagian pihak sebagai bentuk ekspresi secara kreatif saja, namun sejumlah tokoh nasional mengingatkan mengenai betapa pentingnya untuk terus mengutamakan penggunaan simbol negara, yakni Bendera Merah Putih.

Sangat penting untuk menjunjung simbol negara tersebut, utamanya pada saat momentum sakral perayaan HUT RI ke-80 seperti sekarang ini.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, menilai bahwa adanya fenomena pengibaran bendera One Piece tersebut sebagai salah satu bentuk aspirasi sosial yang tidak bisa diabaikan dari masyarakat.

“Yang mereka lakukan itu bukan pemberontakan. Mereka hanya ingin didengar,” katanya.

“Sama seperti di One Piece, banyak karakter memberontak bukan karena benci, tapi karena kecewa dan ingin perubahan,” ujar Noel dalam keterangan tertulis

Ia kemudian menggarisbawahi bahwa Merah Putih sejatinya adalah simbol yang sakral dan tidak boleh digantikan oleh apapun.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa negara juga perlu hadir secara langsung untuk lebih mendengar dan merangkul masyarakat, bukan hanya sekadar menegur saja.

“Kalau anak-anak muda merasa nilai-nilai itu tidak ada dalam kehidupan nyata, itu artinya kita harus evaluasi cara kita hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi fenomena pengibaran bendera One Piece tersebut dengan pendekatan yang lebih lunak.

“Saya kira itu ekspresi kreativitas, ekspresi inovasi, dan pasti hatinya adalah Merah Putih, semangatnya Merah Putih,” ucap Muzani di Jakarta, Minggu (3/8).

Ia tetap yakin bahwa seluruh generasi muda bangsa sejatinya tetap menyimpan semangat nasionalisme mereka di tengah arus budaya global.

Senada, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan agar masyarakat menghindari simbol-simbol hiburan yang berpotensi disalahartikan.

“Kita harus fokuskan ke peringatan kemerdekaan. Jangan sampai ada salah persepsi,” kata Fadli di Depok.

Peringatan kemerdekaan semestinya menjadi momentum menegaskan identitas kebangsaan.

Merah Putih bukan sekadar bendera, melainkan lambang keberanian, kesucian, dan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Mengibarkannya berarti merawat semangat persatuan, bukan menggantinya dengan simbol fiksi. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran

25 July 2026 - 23:24

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

25 July 2026 - 23:24

Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

25 July 2026 - 23:24

Trending on Berita