Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Rawat Nasionalisme Dengan Menghormati Merah Putih Bukan Bendera Bajak Laut

badge-check


					Rawat Nasionalisme Dengan Menghormati Merah Putih Bukan Bendera Bajak Laut Perbesar

Jakarta – Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat rasa nasionalisme dengan cara menghormati Sang Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kedaulatan bangsa. Ajakan ini menjadi penting di tengah maraknya tren budaya pop yang menampilkan simbol-simbol asing, termasuk bendera bajak laut, yang berpotensi menggeser makna kecintaan generasi muda terhadap identitas bangsa.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penghormatan terhadap Merah Putih bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata menjaga warisan perjuangan para pahlawan.

“Merah Putih adalah lambang persatuan bangsa yang telah dikibarkan dengan darah dan pengorbanan. Menghormatinya berarti menjaga harga diri bangsa. Jangan sampai generasi kita lebih bangga pada simbol asing ketimbang bendera negaranya sendiri,” ujar Prasetyo.

Prasetyo mengingatkan agar pengibaran bendera bajak laut tidak dihubungkan dengan isu yang mempertentangkan bendera Merah Putih maupun perayaan kemerdekaan RI.

“Kita sebagai anak bangsa, bendera merah putih itu satu-satunya,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menekankan, masalah baru akan muncul jika bendera tersebut digunakan untuk tujuan yang tidak pantas, yang bisa dianggap tidak menghargai pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Jadi kemudian janganlah ada pihak-pihak yang mengganggu kesakralan di bulan kemerdekaan ini dengan membentur-benturkan antara kreativitas dalam bentuk bendera dengan kesakralan bendera merah putih,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terdistraksi dan tetap fokus pada semangat kemerdekaan dengan menghormati Merah Putih.

“Harus kita fokuskan ke depan ini, kita merayakan Indonesia. Indonesia merdeka. Jadi harus bendera kitalah yang utama. Jangan sampai nanti ada salah persepsi. Kita merayakan Indonesia merdeka, nanti orang bisa salah paham, tidak semuanya memahami. Jadi saya pikir harus bijaklah,” kata Fadli Zon

Fadli Zon juga menyatakan pengibaran bendera itu sebaiknya tidak menggeser makna kemerdekaan yang sudah menjadi warisan sejarah.

“Sebaiknya kita pusatkan 80 tahun Indonesia merdeka ini dengan atribut merah putih kita di mana-mana. Ini adalah kesempatan untuk mempersatukan kembali Indonesia,” ujarnya.

Dengan meneguhkan penghormatan terhadap Merah Putih, bangsa Indonesia akan semakin kokoh menghadapi tantangan global, sekaligus mampu melahirkan generasi yang bangga menjadi bagian dari Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita