Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

badge-check


					Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Perbesar

Papua — Tokoh adat Papua mengecam aksi penembakan terhadap tiga warga sipil yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Tanah Papua.

Ondoafi Kampung Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan adat yang menjunjung tinggi kehidupan serta keharmonisan. Menurutnya, masyarakat berhak menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dibayangi ancaman kekerasan.

“Penembakan tersebut merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Aparat pemerintah hadir di Papua untuk membantu masyarakat melalui berbagai program. Karena itu, tokoh adat harus menjadi payung bagi kehadiran aparat pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Nikodemus Yaboisembut.

Nikodemus menilai, tokoh adat memiliki posisi penting dalam menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah. Melalui pendekatan persuasif dan penguatan nilai-nilai adat, tokoh masyarakat dapat berkontribusi mencegah konflik, merawat persaudaraan, serta mendorong penyelesaian persoalan secara damai.

Seruan serupa disampaikan Ondoafi Kampung Kwadeware, Nikson Marweri, yang menyayangkan penembakan terhadap tiga warga sipil. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Keamanan masyarakat harus dijaga bersama. Saya meminta kepolisian meningkatkan patroli di wilayah yang membutuhkan penguatan pengamanan agar kejadian serupa dapat dicegah dan masyarakat merasa lebih terlindungi,” tegas Nikson Marweri.

Menurut Nikson, kerja sama antara masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan diperlukan untuk memperkuat kewaspadaan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman. Upaya tersebut juga penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan mendukung kelancaran pelayanan publik di berbagai wilayah.

Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Deiyai, Bernard Pekei, mengajak masyarakat adat di 67 desa atau kampung di wilayahnya untuk berperan aktif menjaga ketertiban. Ia juga mendorong masyarakat mendukung program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat adat untuk mendukung program pemerintah pusat serta menjaga keamanan dan ketertiban di daerah masing-masing. Mari bersama-sama menciptakan Kabupaten Deiyai yang aman dan damai,” kata Bernard Pekei.

Para tokoh adat tersebut menegaskan bahwa perdamaian membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Penolakan terhadap kekerasan, penguatan peran adat, dan peningkatan koordinasi dalam menjaga keamanan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi masyarakat Papua untuk beraktivitas, memperoleh pelayanan, dan menikmati manfaat pembangunan tanpa rasa takut. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

OJK dan BEI Perkuat Reformasi Pasar Modal demi Kepercayaan Investor

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita