Menu

Dark Mode
Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran Pemerataan Listrik Desa, Meningkatkan Kualitas Hidup Rakyat Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

Berita

Publik Apresiasi Langkah Pemerintah Berantas Korupsi di Indonesia

badge-check


					Publik Apresiasi Langkah Pemerintah Berantas Korupsi di Indonesia Perbesar

Jakarta – Managing Director Public Policy and Politics Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dalam upaya pemberantasan korupsi berada pada level yang kuat dan terjaga.

Hal ini tercermin dari hasil survei Adidaya Institute yang menunjukkan mayoritas masyarakat menilai pemerintahan saat ini memiliki komitmen serius untuk menjalankan pemerintahan yang bersih, transparan, dan jauh dari praktik korupsi maupun kolusi.

“Publik percaya pemerintahan Prabowo-Gibran ini punya komitmen untuk bersih dari korupsi dan tidak melakukan korupsi. Ini sejalan dengan pernyataan-pernyataan Presiden Prabowo yang kerap kali keras menyatakan perang melawan korupsi,” ungkap Fadhli.

Survei tersebut mencatat sebanyak 78,5 persen responden percaya pemerintahan Prabowo-Gibran bersih dari praktik korupsi. Selain itu, 72,2 persen responden juga menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahan saat ini bersih dari praktik kolusi.

Temuan ini menunjukkan adanya optimisme publik bahwa agenda pemberantasan korupsi tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dijalankan sebagai komitmen nyata dalam tata kelola pemerintahan.

“Sebanyak 72,2% responden juga percaya rezim Prabowo-Gibran bersih dari praktik kolusi. Ini linier dengan temuan soal bersih dari korupsi tadi,” kata Fadhli.

Di tingkat daerah, dukungan masyarakat terhadap agenda pemberantasan korupsi dan pengawalan program pemerintah juga tercermin dari berbagai kegiatan refleksi dan partisipasi publik.

Ketua GPI, Jaka Prasetya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen masyarakat sipil untuk terus mengawal jalannya pemerintahan, khususnya dalam pemberantasan korupsi dan pelaksanaan program strategis nasional.

“Kami akan terus mengawal program-program Presiden Prabowo, khususnya pemberantasan korupsi dan MBG, agar visi Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” ujar Jaka.

Ia menilai, langkah-langkah pemerintah dalam satu tahun terakhir menunjukkan arah yang jelas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.

Program-program prioritas dinilai tidak hanya berdampak pada kesejahteraan sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap negara.

Hasil survei dan dukungan masyarakat sipil tersebut memperlihatkan bahwa apresiasi publik terhadap langkah pemerintah dalam memberantas korupsi masih terjaga.

Ke depan, konsistensi kebijakan, transparansi, serta pelibatan publik dinilai menjadi kunci agar kepercayaan ini terus diperkuat dan menjadi fondasi bagi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran

25 July 2026 - 23:24

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

25 July 2026 - 23:24

Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

25 July 2026 - 23:24

Trending on Berita