Menu

Dark Mode
Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran Pemerataan Listrik Desa, Meningkatkan Kualitas Hidup Rakyat Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

Berita

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi Generasi Papua Sehat dan Unggul

badge-check


					Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi Generasi Papua Sehat dan Unggul Perbesar

PAPUA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Papua. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pelaksanaan MBG di SMA Negeri 1 Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak di wilayah pegunungan.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres berdialog dengan kepala sekolah, guru, serta para siswa penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik menjadi kunci utama agar anak-anak Papua dapat belajar secara optimal, tumbuh sehat, dan memiliki daya saing untuk membangun daerahnya di masa depan.

“Pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang adalah fondasi penting bagi anak-anak agar bisa fokus belajar, tumbuh sehat, dan kelak menjadi generasi penerus yang kuat bagi Papua,” ujar Gibran.

Wapres juga meninjau menu MBG yang disajikan kepada siswa, terdiri dari rendang, tahu goreng, oseng wortel dan kobis, serta buah melon. Menu tersebut disusun sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan asupan gizi yang seimbang dan berkualitas.

Kepala SMA Negeri 1 Wamena, Yosep Suryo Wibisono, menyampaikan bahwa sejak dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, program MBG langsung diterapkan di sekolahnya dan mendapat sambutan positif dari para siswa. “Anak-anak sangat antusias. Kalau MBG terlambat, mereka pasti bertanya dan menunggu. Ini menunjukkan program ini benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Menurut Yosep, sejauh ini tidak ada keluhan berarti dari siswa. “Ada yang bilang porsinya cukup, ada juga yang merasa sedikit, tapi secara umum anak-anak suka dan merasa terbantu,” ujarnya. Ia menambahkan, tantangan yang masih dihadapi adalah meyakinkan sebagian kecil orang tua terkait keamanan dan manfaat program MBG. “Ini menjadi tugas bersama agar kepercayaan masyarakat terus meningkat,” tambahnya.

Program MBG di Papua Pegunungan resmi diluncurkan pada 17 Maret 2025 di Kabupaten Jayawijaya dan telah menjangkau sekitar 3.500 siswa dari kurang lebih 20 sekolah di Distrik Wamena. Dengan nilai satu porsi sekitar Rp35.000, program ini didukung oleh lima satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dukungan terhadap MBG di Papua juga datang dari mitra pembangunan. Nutrition Manager Yayasan Jenewa Madani Indonesia, Safa Syahrani, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi Papua. “MBG ini lengkap, tidak hanya memberi makan, tetapi juga mendukung pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan guru,” ujarnya.

Melalui Program MBG, pemerintah optimistis Papua dapat melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional, sekaligus memperkuat komitmen negara menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke wilayah terluar.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran

25 July 2026 - 23:24

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

25 July 2026 - 23:24

Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

25 July 2026 - 23:24

Trending on Berita