Menu

Dark Mode
Blok Masela Bersiap Masuki Tahap Pembangunan Demi Mendukung Swasembada Energi Blok Masela Menjadi Pilar Penting Strategi Ketahanan Energi Indonesia Blok Masela Siap Dibangun, Momentum Baru Menuju Ketahanan Energi Berkelanjutan Groundbreaking Blok Masela Perkuat Pasokan Gas Domestik di Masa Depan Mengedepankan Jalur Konstitusional untuk Menjaga Marwah Demokrasi Indonesia Tolak Provokasi dalam Unjuk Rasa demi Memperkuat Demokrasi yang Beradab

Berita

Presiden Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Soetta, Permudah Perjalanan Ibadah Jemaah

badge-check


					Presiden Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Soetta, Permudah Perjalanan Ibadah Jemaah Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Peresmian ini menandai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan pelayanan bagi jutaan jemaah haji dan umrah Indonesia, serta mempermudah proses keberangkatan dan kepulangan dari dan ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji dan umrah asal Indonesia tergolong yang terbesar di dunia.

“Warga negara kita dalam satu tahun bisa mendekati 2,2 juta jemaah, dan dalam puncaknya bisa mencapai 12 ribu orang per hari. Ini sesuatu yang besar, mungkin kita terbesar di dunia,” ujarnya.

Prabowo menilai bahwa dengan jumlah jemaah yang demikian besar, sudah sepatutnya pemerintah menyediakan fasilitas khusus yang memadai.

“Saya menyambut baik dan menyatakan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya atas kebijakan dan upaya dari semua pihak yang terlibat dalam revitalisasi Terminal 2F ini menjadi Terminal Khusus Haji dan Umrah,” tambahnya.

Terminal 2F yang kini dialihfungsikan sebagai terminal khusus jemaah haji dan umrah memiliki luas 27.400 meter persegi dan daya tampung mencapai 6,1 juta penumpang per tahun.

Terminal ini terdiri dari tiga lantai dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti masjid, lounge umrah yang mampu menampung hingga 3.000 orang, 20 counter check-in, serta area tunggu luas yang nyaman bagi jemaah dan keluarga.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut menyambut baik peresmian ini. Ia menegaskan bahwa terminal ini akan meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan ibadah para jemaah.

“Dengan adanya terminal khusus Haji dan Umrah, tentunya akan meningkatkan pelayanan kepada para jemaah, sehingga perjalanan menjadi semakin nyaman dan diharapkan jemaah dapat semakin khusyuk beribadah,” ujar Dudy dalam keterangannya.

Dudy juga menambahkan bahwa Kementerian Perhubungan telah memberikan dukungan maksimal, termasuk melalui pengoperasian tiga maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air.

“Kami berharap melalui terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, keberangkatan haji khususnya bagi jemaah dari Jakarta dan sekitarnya akan semakin lancar,” katanya.

Dengan peresmian ini, pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang hendak menjalankan ibadah suci. Terminal 2F diharapkan menjadi simbol pelayanan prima dan penghormatan terhadap ibadah umat Islam di Tanah Air.-

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Blok Masela Siap Dibangun, Momentum Baru Menuju Ketahanan Energi Berkelanjutan

16 July 2026 - 09:19

Groundbreaking Blok Masela Perkuat Pasokan Gas Domestik di Masa Depan

16 July 2026 - 09:19

Demo Mahasiswa Harus Jadi Ruang Aspirasi Konstitusional, Damai, dan Bermartabat

16 July 2026 - 09:19

Pemerintah Tegaskan Satelit Domestik Jadi Pilar Resiliensi Media dan Ketahanan Informasi

16 July 2026 - 09:19

Penguatan Infrastruktur Satelit Dukung Resiliensi Media Nasional

16 July 2026 - 09:19

Trending on Berita