Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Presiden Prabowo Gandeng Ormas Islam Ajak Masyarakat Redakan Ketegangan

badge-check


					Presiden Prabowo Gandeng Ormas Islam Ajak Masyarakat Redakan Ketegangan Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tensi politik akibat gelombang demonstrasi yang merebak di berbagai daerah. Dalam forum itu, Kepala Negara menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen bangsa untuk menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif di tengah dinamika demokrasi.

Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Nasrullah Larada menjelaskan, dialog ini membahas berbagai tantangan kebangsaan sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk meredakan ketegangan. Ia menilai undangan Presiden Prabowo patut diapresiasi karena menunjukkan upaya serius pemerintah memperkuat komunikasi dengan masyarakat, khususnya melalui ormas Islam. Menurutnya, pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa bangsa Indonesia memiliki ruang dialog yang terbuka ketika situasi memanas.

“Keluarga Besar PII percaya bahwa jalan dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa, bukan dengan aksi anarkis dan vandalisme yang justru merugikan kita semua, dan menodai nilai-nilai keadilan yang kita perjuangkan,” ujar Nasrullah dalam keterangan resminya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh ormas Islam untuk berperan aktif menjaga ketertiban, menghindari eskalasi konflik, serta mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. PII turut menyatakan dukungannya terhadap ajakan tersebut dengan mengimbau kader, aktivis, dan masyarakat luas untuk menahan diri dari aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

Sementara itu, Muhammadiyah juga menekankan pentingnya agar aksi massa tidak lagi disertai tindak kekerasan.

“Semua pihak seharusnya menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, karena itulah fondasi sekaligus modal utama dalam membangun Indonesia,” demikian tertulis dalam pernyataan resmi Muhammadiyah.

Selain berdialog dengan ormas, Presiden Prabowo juga menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk merumuskan langkah konkret pengendalian situasi.

Undangan Presiden ini sekaligus menjadi ajakan moral kepada seluruh masyarakat agar tidak terjebak dalam provokasi yang dapat memicu kerusuhan maupun aksi vandalisme. Pemerintah menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus disalurkan melalui jalur konstitusional, bukan dengan tindakan yang berpotensi merusak persatuan bangsa.

Pesan yang ditegaskan dalam pertemuan di Hambalang adalah jelas: menjaga Indonesia tetap damai dan kondusif membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan dialog, solidaritas, dan kewaspadaan terhadap provokasi, bangsa ini diyakini dapat melewati ujian demokrasi tanpa harus mengorbankan rasa aman dan persaudaraan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita