Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

PFII Disiapkan Jadi Mesin Baru Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

badge-check


					PFII Disiapkan Jadi Mesin Baru Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Perbesar

Jakarta – Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) disiapkan menjadi mesin baru untuk menggerakkan investasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pengembangan pusat keuangan berstandar global, pemerintah menargetkan PFII mampu menarik modal produktif, memperluas pembiayaan sektor riil, serta mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan pembangunan PFII merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam arus investasi dan keuangan global.

PFII akan beroperasi sementara di Jakarta sebelum dikembangkan secara penuh di Bali sebagai pusat keuangan, investasi, dan teknologi finansial bertaraf internasional.

“Kita membangun PFII agar modal dunia menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia dapat semakin banyak diselesaikan di Indonesia,” kata Prabowo.

PFII akan menjadi wadah berbagai aktivitas keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, hingga manajemen investasi. Ekosistem tersebut diharapkan memperkuat Indonesia sebagai tujuan investasi sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk., Josua Pardede, mengatakan PFII berpeluang besar menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dengan menarik modal jangka panjang yang produktif.

Menurutnya, penguatan kepastian hukum, pengawasan, kedalaman pasar, dan kualitas sumber daya manusia akan meningkatkan kepercayaan investor global.

“Apabila kontrak dapat ditegakkan dengan cepat, keputusan regulator konsisten, dan kepastian penyelesaian sengketa terjaga, PFII akan membangun reputasi yang kuat sebagai pusat keuangan,” ujar Josua.

Sementara itu, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan, Herman Saheruddin, mengatakan PFII memiliki keunggulan komparatif melalui lokasi strategis di Bali yang telah dikenal luas secara global.

Selain itu, PFII dirancang sebagai _Financial Hub Plus_ yang mendukung pengembangan instrumen keuangan berbasis potensi sumber daya alam dan hilirisasi Indonesia.

“Kita memiliki keunggulan komparatif berupa lokasi strategis dan kekuatan sumber daya alam. Instrumen yang dibangun juga akan berbasis proyek-proyek dalam negeri sehingga pembiayaannya dapat memberikan dampak langsung bagi sektor riil,” jelas Herman.

PFII pun diproyeksikan tidak sekadar menjadi pusat transaksi keuangan, melainkan mesin baru yang menghubungkan modal global dengan potensi ekonomi domestik, memperkuat investasi produktif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita