Menu

Dark Mode
Pendidikan Berkualitas dan Misi Besar Sekolah Rakyat Sekolah Rakyat dan Jalan Menuju Kesetaraan Pendidikan Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru Danantara Sumberdaya Indonesia: Transparansi untuk Nilai Tambah Nasional Danantara Sumberdaya Indonesia dan Agenda Besar Reformasi Tata Niaga Ekspor

Berita

Penolakan Narasi “Indonesia Gelap” Butuhkan Partisipasi Masyarakat

badge-check


					Penolakan Narasi “Indonesia Gelap” Butuhkan Partisipasi Masyarakat Perbesar

Jakarta – Menolak provokasi “Indonesia gelap” bukan hanya soal menepis tudingan, tetapi juga membangun dialog dan edukasi berbasis fakta.

Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM, bersama Pengamat Kebijakan Publik NTT, Dr. Jhon Tuba Helan, menginisiasi langkah kolaboratif untuk meredam ketakutan yang merugikan semangat kolektif.

Marsudi menekankan peran agama dalam menyebarkan pesan optimisme.

“Penting bagi masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi negatif,” katanya.

Ia menargetkan pelaksanaan forum lintas sektoral yang melibatkan tokoh agama, akademisi, dan media untuk menyampaikan fakta pembangunan nasional.

Sementara Jhon menyoroti tantangan rendahnya literasi politik.

“Rakyat, sering dimobilisasi oleh elite politik. Sementara mereka sendiri tidak mengetahui secara benar kebijakan itu bermanfaat bagi rakyat atau tidak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mendorong penyelenggaraan lokakarya kebijakan publik di berbagai daerah, guna mengedukasi masyarakat sebelum mengambil sikap politik.

Keduanya sepakat bahwa penolakan narasi “Indonesia gelap” harus diiringi praktik partisipasi warga. Marsudi berencana melibatkan MUI dalam program dakwah kebangsaan, sedangkan Jhon akan menggandeng lembaga riset untuk menghasilkan modul pelatihan literasi politik. Dengan begitu, kritik menjadi konstruktif dan berdampak positif.

Melalui sinergi moral-religius dan edukasi publik, mereka berharap provokasi pesimisme dapat dipatahkan. Publik tidak hanya tahu tantangan, tetapi juga memahami proses kebijakan dan kontribusi yang dapat mereka berikan demi kemajuan bangsa. []

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru

30 May 2026 - 23:43

Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Diperkuat untuk Menutup Kebocoran Devisa Negara

30 May 2026 - 23:43

Sistem Interkoneksi Listrik Sumatra Kembali Normal Disertai Evaluasi dan Penguatan Jaringan Transmisi

30 May 2026 - 23:43

Trending on Berita