Menu

Dark Mode
Pendidikan Berkualitas dan Misi Besar Sekolah Rakyat Sekolah Rakyat dan Jalan Menuju Kesetaraan Pendidikan Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru Danantara Sumberdaya Indonesia: Transparansi untuk Nilai Tambah Nasional Danantara Sumberdaya Indonesia dan Agenda Besar Reformasi Tata Niaga Ekspor

Berita

Peningkatan Serapan Anggaran Tingkatkan Efektivitas Pelaksanaan MBG

badge-check


					Peningkatan Serapan Anggaran Tingkatkan Efektivitas Pelaksanaan MBG Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat layanan dasar bagi masyarakat, salah satunya melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya nasional dalam mengatasi permasalahan gizi anak-anak sekolah, mengurangi stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang saat ini berfungsi sebagai dapur penyedia makan bergizi, membeli bahan baku dari petani sayur, peternak telur, dan pelaku UMKM pangan di sekitar mereka. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem lokal yang saling mendukung.

“Dengan mendukung pembelian bahan baku lokal dari petani dan pelaku UMKM di sekitar SPPG, manfaat ekonomi dari program MBG akan meluas dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Ini akan menciptakan ekosistem yang saling mendukung, yang pada akhirnya akan memperkuat perekonomian lokal,” ujar Luhut

Meskipun memiliki tujuan yang mulia, pelaksanaan program ini menuntut dukungan anggaran yang sangat besar dari pemerintah. Bahkan pada tahap awal saja, dana yang telah dialokasikan mencapai puluhan triliun rupiah.

Anggaran tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan meluasnya cakupan wilayah, bertambahnya jumlah penerima manfaat, dan upaya peningkatan kualitas makanan yang disediakan.

Lonjakan penyerapan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Juni hingga Desember 2025 tidak lepas dari target ambisius yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, yakni menjangkau 82,9 juta penerima di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR menjelaskan bahwa besarnya kebutuhan anggaran merupakan konsekuensi wajar dari skala program yang sangat luas.

“Jadi kalau sekarang Rp71 triliun, tambahan Rp50 triliun sudah akan cukup melayani seluruh penerima manfaat sampai Desember 2025,” ungkap Dadan.

Pernyataan tersebut sejalan dengan kecenderungan peningkatan penyerapan anggaran yang konsisten dari bulan ke bulan. Adapun, jika tambahan anggaran sebesar Rp50 triliun yang disebutkan oleh Dadan benar-benar dialokasikan hingga akhir tahun, maka hal ini menunjukkan bahwa strategi fiskal pemerintah bersifat agresif namun tetap disusun dengan perhitungan matang.

Kinerja pelaksanaan program juga menjadi lebih terukur seiring diperkuatnya sistem pelaporan dan pengawasan yang berbasis data. Dengan landasan anggaran yang dikelola secara efektif, Program MBG diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sasaran pada tahun-tahun mendatang. Keberhasilan peningkatan serapan anggaran juga menjadi pelajaran penting bagi berbagai program bantuan sosial dan intervensi berbasis komunitas lainnya.

***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru

30 May 2026 - 23:43

Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Diperkuat untuk Menutup Kebocoran Devisa Negara

30 May 2026 - 23:43

Sistem Interkoneksi Listrik Sumatra Kembali Normal Disertai Evaluasi dan Penguatan Jaringan Transmisi

30 May 2026 - 23:43

Trending on Berita