Menu ✖

Dark Mode
Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di USTJ Survei Catat Kepuasan Publik 79,3 Persen Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran Survei Soroti Kepuasan Publik atas Program Pro-Rakyat 2 Tahun Prabowo-Gibran Pemerintah Pastikan Verval Koperasi Merah Putih Tentukan Status Layak Operasional Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat Jelang Awal Musim Hujan

Berita

Pencegahan Radikalisme di Lingkungan Pendidikan Terus Diperkuat

badge-check


					Pencegahan Radikalisme di Lingkungan Pendidikan Terus Diperkuat Perbesar

Jakarta – Pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan terus diperkuat melalui kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dengan mengedepankan pendidikan, pembentukan karakter, serta penguatan peran keluarga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya melindungi generasi muda dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, dan separatisme, sekaligus membangun sumber daya manusia yang berdaya saing dan memiliki semangat kebangsaan.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengedepankan pendekatan humanis di Papua melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar menjadikan pendidikan sebagai bekal utama bagi masa depan anak-anak. Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan terus meningkat berkat komunikasi yang dibangun personel Satgas TNI bersama warga.

“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa pendidikan merupakan bekal terbaik bagi masa depan anak-anak. Para orang tua, terutama mama-mama Papua, kini semakin yakin bahwa perubahan hidup dapat diraih melalui pendidikan, bukan lewat jalan kekerasan maupun penggunaan senjata,” ujar Lucky.

Ia menjelaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menghadirkan berbagai program pendidikan, seperti Sekolah Rakyat dan beasiswa, untuk memperluas akses pendidikan hingga ke wilayah timur Indonesia.

“Saat ini semakin banyak orang tua yang terdorong untuk menyekolahkan anak-anaknya. Hal itu didukung oleh berbagai program pendidikan yang disiapkan pemerintah, mulai dari Sekolah Rakyat hingga pemberian beasiswa, termasuk bagi anak-anak di wilayah paling timur Indonesia,” katanya.

Menurut Lucky, sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, nasionalisme, dan integritas sehingga generasi muda memiliki daya tahan terhadap berbagai bentuk propaganda. Ia juga menyebut keberhasilan pendidikan di Papua tercermin dari 25 putra-putri asli Papua yang kini sedang menempuh pendidikan sebagai taruna Akademi Militer.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya memperkuat upaya pencegahan radikalisme melalui kerja sama dengan Densus 88 Antiteror Polri menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Program tersebut memberikan edukasi kepada peserta didik dan orang tua mengenai bahaya radikalisme, terutama yang berkembang di ruang digital.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kolaborasi itu akan diperluas melalui kegiatan edukasi di sekolah dan lingkungan keluarga.

“Kami bersama Densus 88 akan terus memperkuat kolaborasi, terlebih memasuki tahun ajaran baru 2026/2027 sehingga edukasi kepada sekolah, siswa, dan orang tua dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujarnya.

Eri menegaskan bahwa peran orang tua menjadi faktor penting dalam mencegah anak terpapar paham radikal melalui komunikasi yang terbuka dan pendampingan yang baik di lingkungan keluarga.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei Catat Kepuasan Publik 79,3 Persen Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

30 September 2026 - 10:27

Survei Soroti Kepuasan Publik atas Program Pro-Rakyat 2 Tahun Prabowo-Gibran

30 September 2026 - 10:27

Pemerintah Pastikan Verval Koperasi Merah Putih Tentukan Status Layak Operasional

30 September 2026 - 10:27

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

30 September 2026 - 10:27

Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat Jelang Awal Musim Hujan

30 September 2026 - 10:27

Trending on Berita