Menu

Dark Mode
MBG Perkuat Ekonomi Lokal dan Mendorong Pertumbuhan Papua Evaluasi MBG Perkuat Langkah Pemerintah Membangun Generasi Emas Indonesia MBG Papua Hadirkan Manfaat Ganda bagi Generasi Muda dan Ekonomi Daerah Efisiensi dan Akuntabilitas Kunci Keberlanjutan Program MBG Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Program MBG demi Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi Anggaran Menkeu Purbaya: Realisasi Anggaran MBG Tetap Berjalan Ke Seluruh Pelosok Tanah Air

Berita

Pemerintah Utamakan Kualitas Gedung dan Fasilitas Sekolah Rakyat

badge-check


					Pemerintah Utamakan Kualitas Gedung dan Fasilitas Sekolah Rakyat Perbesar

JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmen kuatnya dalam mengutamakan kualitas gedung dan fasilitas secara lengkap serta modern dalam seluruh proses pembangunan Sekolah Rakyat.

Mengenai hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Peker-jaan Umum, Essy Asiah menekankan bahwa pihaknya terus menjadikan kualitas sebagai priori-tas utama dalam mengeksekusi seluruh program pemerintah, khususnya Sekolah Rakyat.

“Kami itu tidak akan meninggalkan kualitas dalam hal membangun, pastinya kualitas itu men-jadi nomor satu,” ujar Essy.

Essy menjelaskan bahwa pada tahap awal pembangunan tersebut mencakup pada pelaksanaan renovasi fasilitas yang ada sebagai transisi sebelum pembangunan secara permanen dimulai.

Pada tahap 1A, sebanyak 65 lokasi Balai Latihan Kerja milik Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi telah mulai direnovasi dengan progres mencapai hingga 90,72% per 3 Juli 2025.

Namun, dua lokasi dikeluarkan karena memang kondisi geografis yang ekstrem dan masih digunakan untuk kegiatan belajar.

Lebih lanjut, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menambahkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat secara permanen akan dimulai pada bulan September 2025 dengan proyeksi biaya hingga mencapai Rp200 miliar per sekolah.

“Satu lokasi Rp200-an miliar untuk 100 sekolah,” jelas Dody saat meninjau gedung rintisan di Sentra Handayani Jakarta pada 29 Juni 2025.

Gedung tersebut akan berdiri di atas lahan seluas minimal enam hektare dan diproyeksikan mampu menampung hingga sebanyak seribu siswa untuk berbagai macam jenjang, mulai dari SD hingga SMA, lengkap dengan asrama guru, lapangan olahraga, dan ruang upacara.

Dody memastikan bahwa pemerintah hanya menerima lokasi pembangunan dengan status la-han yang jelas dan bebas sengketa saja.

“Jadi yang kita terima, suratnya harus semua sudah beres,” tegasnya.

Pembangunan pada tahap selanjutnya akan selesai sebelum tahun ajaran 2026 dimulai.

Menurut Dody, investasi pada sektor pendidikan ini merupakan hal yang penting untuk dapat menciptakan sebuah generasi unggul di masa depan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Su-priyanto memastikan Sekolah Rakyat akan dilengkapi koneksi internet 100 Mbps.

“Kami, Komdigi, hanya memastikan infrastruktur mendekatkan ke Sekolah Rakyat dan menja-ga Quality of Service-nya sesuai kapasitas yang diberikan,” kata Wayan.

Fasilitas internet tersebut akan mendukung pembelajaran berbasis digital sejalan dengan agenda transformasi digital nasional. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Program MBG demi Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi Anggaran

10 June 2026 - 22:51

Menkeu Purbaya: Realisasi Anggaran MBG Tetap Berjalan Ke Seluruh Pelosok Tanah Air

10 June 2026 - 22:51

BGN Dorong Efisiensi MBG Guna Jaga Keberlanjutan Program dan Stabilitas Fiskal

10 June 2026 - 22:51

Sebanyak 222 SPPG Selesai Dibangun Dukung Kehadiran MBG di Wilayah 3 T

10 June 2026 - 22:51

Pemerintah Evaluasi MBG, DPR Sambut Baik Moratorium Dapur Baru

10 June 2026 - 22:51

Trending on Berita