Menu

Dark Mode
Pemerintah Perkuat Ekosistem Pertanian untuk Jaga Kedaulatan Pangan Nasional Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia Swasembada Pangan Multi Komoditas, Sinyal Kuat Indonesia Makin Mandiri Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat dari Target Pemerintah Pastikan MBG di Daerah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Daerah 3T dan Kelompok Rentan

Berita

Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia

badge-check


					Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia Perbesar

Jakarta — Pemerintah menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi di Indonesia. Dalam sistem demokrasi yang berlandaskan konstitusi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pandangan, kritik, maupun aspirasi secara bebas dan bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah menghormati kritik sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar demokrasi Indonesia tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu, termasuk kepentingan asing maupun kelompok bermodal besar.

Menurut Presiden, kritik merupakan elemen yang dibutuhkan dalam sistem demokrasi untuk mengoreksi sekaligus memperbaiki jalannya pemerintahan.

“Kita terus membangun kehidupan demokrasi kita. Kita menghormati kritik. Kritik adalah penting. Kita butuh kritik untuk mengingatkan kita. Kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita,” ujar Prabowo.

Pemerintah memandang keberagaman pandangan sebagai konsekuensi dari kehidupan bangsa yang majemuk sekaligus kekuatan untuk menghasilkan gagasan konstruktif dalam penyempurnaan kebijakan publik. Karena itu, ruang dialog terus dibuka dengan berbagai elemen masyarakat agar aspirasi dan kritik dapat menjadi bahan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan.

Presiden juga menegaskan bahwa demokrasi Indonesia harus tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan.

“Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berisi nilai-nilai bangsa Indonesia. Perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kerukunan di antara kita,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa Presiden secara konsisten mendorong setiap pihak untuk berani menyampaikan pendapat dan kritik, sekaligus menghargai pandangan orang lain.

“Bapak Presiden mau setiap saat minta masukan. Beliau menyampaikan, kita harus berani bicara, kita harus berani berpendapat, tapi kita harus berani mendengarkan pendapat orang lain. Jangan kemudian seakan-akan ada intimidasi, kalau ada intimidasi berarti juga menghalangi bahwa pemerintah ini tidak mau dikoreksi. Jangan dibuat-buat seperti itu,” ujar Dudung.

Ia menegaskan anggapan pemerintah menutup ruang kritik tidak sesuai dengan semangat yang dibangun Presiden. Pemerintah justru memandang kritik dan masukan publik sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat serta menjadi bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, menjunjung hukum, serta mengedepankan persatuan agar perbedaan pandangan menjadi kekuatan dalam memperkuat demokrasi Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Ekosistem Pertanian untuk Jaga Kedaulatan Pangan Nasional

25 August 2026 - 15:01

Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia

25 August 2026 - 15:01

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Daerah 3T dan Kelompok Rentan

25 August 2026 - 15:01

Pemerintah Pastikan MBG di Daerah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi

25 August 2026 - 15:01

Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Terpadu dari Kalimantan hingga Sumatera

25 August 2026 - 15:01

Trending on Berita