Menu ✖

Dark Mode
Sederet Upaya Perkuat Transparansi Pasar Modal demi Kepercayaan Investor Prabowo Dorong Penghematan Anggaran demi Kesejahteraan Rakyat Banpres Karhutla Menjadi Penguat Perlindungan Warga dari Kabut Asap Koperasi Merah Putih Membuka Jalan Pemerataan Barang Subsidi hingga Desa Reformasi Pasar Modal Berlanjut, OJK Tingkatkan Integritas dan Pengawasan Pemerintah Tegaskan Efisiensi Anggaran untuk Biayai Kebutuhan Rakyat

Berita

Pemerintah Tegaskan Efisiensi Anggaran untuk Biayai Kebutuhan Rakyat

badge-check


					Pemerintah Tegaskan Efisiensi Anggaran untuk Biayai Kebutuhan Rakyat Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran menjadi strategi untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin berdampak bagi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan dengan mengalihkan ruang fiskal ke berbagai program prioritas di bidang gizi, pendidikan, dan kesehatan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan efisiensi anggaran sebesar Rp306 triliun yang dijalankan sejak Januari 2025 bukan sekadar pemangkasan belanja, melainkan fondasi untuk memperkuat kualitas APBN agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat.

“Di balik potong anggaran tersebut adalah pijakan fundamental untuk membuat APBN yang lebih berdampak kepada masyarakat. Sehingga efisiensi tersebut bisa digunakan untuk program unggulan bagi rakyat,” kata Suahasil di Jakarta.

Menurutnya, hasil efisiensi tersebut telah mendukung pelaksanaan sejumlah program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, serta program Cek Kesehatan Gratis yang telah dimanfaatkan puluhan juta masyarakat. Pemerintah juga memperkuat layanan kesehatan melalui renovasi puskesmas dan rumah sakit umum daerah agar fasilitas dan peralatan kesehatan semakin memadai.

Suahasil menegaskan bahwa pengelolaan fiskal akan terus diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memperbaiki penerimaan negara. “Tugas kami adalah menjaga agar stabilitas ekonomi dan fiskal bisa tetap terjaga. Kita harus lakukan terus, memastikan bahwa ekonomi tumbuh stabil dan penerimaan negara semakin membaik,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menilai kebijakan efisiensi merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional menghadapi dinamika geopolitik dunia. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, ia menekankan pentingnya menjaga kekayaan alam sebagai modal utama bangsa untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

“Kita sekarang berada dalam kondisi harus survival. Kita harus bertahan, kita harus menyelamatkan kekayaan kita, sumber alam kita,” ujar Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa dalam situasi ketidakpastian global, kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama. Meski demikian, Indonesia tetap menjalankan kebijakan luar negeri yang mengedepankan hubungan baik dengan seluruh negara tanpa mengesampingkan kepentingan nasional.

Melalui kombinasi efisiensi anggaran dan penguatan program prioritas, pemerintah menilai APBN dapat menjadi instrumen yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat perlindungan sosial, serta menjaga daya tahan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sederet Upaya Perkuat Transparansi Pasar Modal demi Kepercayaan Investor

29 October 2026 - 01:00

Prabowo Dorong Penghematan Anggaran demi Kesejahteraan Rakyat

29 October 2026 - 01:00

Reformasi Pasar Modal Berlanjut, OJK Tingkatkan Integritas dan Pengawasan

29 October 2026 - 01:00

Koperasi Merah Putih Dipercepat, Perkuat Distribusi Pangan Nasional

29 October 2026 - 01:00

Pemerintah Tambah Bantuan Karhutla untuk 44 Daerah Terdampak

29 October 2026 - 01:00

Trending on Berita