Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

Pemerintah Percepat Hilirisasi untuk Perkuat Struktur Industri

badge-check


					Pemerintah Percepat Hilirisasi untuk Perkuat Struktur Industri Perbesar

Jakarta – Pemerintah mempercepat agenda hilirisasi sebagai strategi utama memperkuat struktur industri nasional dan mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

Kebijakan ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Komitmen tersebut ditegaskan Prabowo Subianto saat memaparkan capaian hilirisasi dalam forum Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat.

Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai 18 proyek hilirisasi pada tahun ini sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi nasional.

“Kami baru saja memulai 18 proyek hilirisasi tahun ini,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat fondasi industri pengolahan dalam negeri.

Pemerintah juga menyiapkan proyek waste to energy senilai 3 miliar dolar AS guna mendukung pengelolaan lingkungan dan ketahanan energi.

Kepala Negara menilai penguatan industri pengolahan merupakan kunci agar Indonesia naik kelas dalam rantai pasok global.

“Kami bergerak sangat cepat di semua sektor ini, dan saya pikir bagi perusahaan-perusahaan Amerika, Indonesia bukan hanya akan menjadi pasar yang menarik, tetapi juga kami berharap dapat dimanfaatkan sebagai basis produksi dan dipandang sebagai mitra strategis yang baik di kawasan,” jelasnya.

Dalam mendukung pembiayaan serta percepatan implementasi, Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia disiapkan sebagai motor utama. CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa hilirisasi merupakan agenda strategis nasional.

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja,” ujar Rosan.

Ia menambahkan, proyek hilirisasi diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global melalui kolaborasi pemerintah, BUMN, dan mitra strategis.

Dukungan di tingkat daerah disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Ia optimistis proyek hilirisasi alumina–aluminium terpadu di Kabupaten Mempawah dan Landak akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Proyek ini akan membantu meningkatkan perekonomian Kalimantan Barat, terutama di Mempawah dan Landak,” kata Norsan.

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap tata ruang, pengelolaan limbah, dan reklamasi pascatambang.

“Penduduk kita jangan hanya menjadi penonton, tetapi bisa menjadi pekerja terampil, bahkan manajer di perusahaan tersebut,” tegasnya.

Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, hilirisasi diharapkan menjadi fondasi penguatan struktur industri nasional serta pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita