Menu

Dark Mode
Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Komitmen Pemerintah Selesaikan Kasus HAM Mendapat Apresiasi Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian Kasus HAM Diperkuat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian HAM dan Hak Korban Diperkuat Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan Pekerja Hijau, Jalan Baru Buka Lapangan Kerja yang Lebih Berkelanjutan

Berita

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

badge-check


					Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus menyempurnakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan akuntabel. Upaya tersebut dilakukan dengan penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta masukan dari pelaksana di lapangan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) masih mematangkan berbagai skema pelaksanaan MBG sebelum menetapkan mekanisme final.

“Jadi belum ada keputusan soal bagaimana nanti kantin dan berbagai pelayanan lainnya. Agar MBG berjalan dengan baik, tentu semua harus melalui pengkajian yang mendalam,” ujarnya.

Abdul Mu’ti menambahkan, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menentukan mekanisme pelaksanaan tanpa mempertimbangkan kesiapan seluruh pihak yang terlibat.

“Yang sudah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah penerima MBG ini nanti tidak untuk semuanya, tetapi hanya untuk yang memerlukan,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, pendekatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketepatan sasaran program serta memastikan kelompok yang membutuhkan dapat menerima manfaat secara optimal. Selain itu, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran negara.

Sejalan dengan itu, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembenahan tata kelola pelaksanaan MBG, termasuk penguatan sistem pengawasan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di pusat maupun daerah.

Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan bahwa penguatan tata kelola menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program.

“Tata kelola menjadi perhatian utama agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin baik, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Nanik menyebut evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek administratif maupun teknis pelaksanaan di lapangan.

“Kami terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelaksanaan program. Setiap masukan akan menjadi bahan penyempurnaan agar implementasi MBG semakin tepat sasaran dan kualitas layanannya terus meningkat,” katanya.

BGN juga memperkuat sinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, dan mitra pelaksana untuk memastikan layanan program berjalan lebih efektif dan merata.

Dengan berbagai penyesuaian tersebut, pemerintah menyatakan bahwa pelaksanaan MBG akan terus disempurnakan berdasarkan hasil evaluasi dan dinamika implementasi di lapangan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian Kasus HAM Diperkuat

22 September 2026 - 01:47

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian HAM dan Hak Korban Diperkuat

22 September 2026 - 01:47

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

22 September 2026 - 01:47

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

22 September 2026 - 01:47

Presiden Prabowo Sebut Investasi Ribuan Triliun Buka Jutaan Lapangan Kerja

22 September 2026 - 01:47

Trending on Berita