Menu

Dark Mode
PP Tunas Hadir Jaga Generasi Muda dari Ancaman Digital Komitmen Pemerintah dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Revitalisasi Pendidikan sebagai Jalan Menuju Layanan Bermutu Pemerintah Pacu Pendidikan Bermutu melalui Penguatan Kebijakan dan Tata Kelola Revitalisasi Satuan Pendidikan Digenjot untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu PP Tunas dan Arah Baru Perlindungan Anak di Era Teknologi

Berita

Pemerintah Pastikan MBG 3B Prioritaskan Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita Non‑PAUD

badge-check


					Pemerintah Pastikan MBG 3B Prioritaskan Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita Non‑PAUD Perbesar

Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memprioritaskan kelompok 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non‑PAUD sebagai sasaran utama sebelum memperluas cakupan ke sekolah atau peserta didik lainnya.

Prioritas ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda sejak masa seribu hari pertama kehidupan. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan pentingnya fokus awal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta

“Harus saya tekankan di sini karena ada perbedaan pemahaman. Pada saat SPPG baru dibangun, bahkan ada mitra yang aktif langsung membuat kerja sama dengan sekolah. Seharusnya, ketika dapur baru dibangun oleh mitra, yang pertama dicari adalah kelompok rentan ini (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Ini yang diutamakan,” ujarnya.

Menurut Sony, kebijakan tersebut membedakan Indonesia dari praktik di banyak negara lain yang hanya mengimplementasikan program makan sekolah (school meal).

“Indonesia bukan sekadar school meal, tetapi school meal plus karena memikirkan yang 3B,” tambahnya.

Pemerintah juga melakukan adaptasi pelaksanaan di berbagai daerah sesuai kondisi lokal. Di Bali, misalnya, Koordinator BGN Provinsi Menegaskan bahwa meskipun masa libur panjang berlangsung, distribusi MBG tetap fokus pada penerima manfaat 3B.

“Untuk MBG itu tetap berjalan, tapi berfokus pada penerima manfaat 3B bumil, busui, dan balita saat libur panjang kemarin sampai saat ini,” kata Koordinator BGN Bali, Risca Christina saat ditemui di Jakarta.

Kebijakan prioritas ini juga selaras dengan upaya lintas lembaga pemerintah untuk memperkuat pemenuhan gizi dan kesehatan masyarakat. Menurut data terbaru, MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat sejak peluncurannya, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di berbagai wilayah Indonesia.

Program MBG bagi kelompok 3B bukan sekadar pemberian makanan bergizi, tetapi merupakan investasi strategis dalam kualitas sumber daya manusia Indonesia guna mendukung Indonesia Emas 2045. Pemerintah terus memperkuat koordinasi dan implementasi kebijakan agar distribusi makanan bergizi tepat sasaran, aman, dan efektif.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Pacu Pendidikan Bermutu melalui Penguatan Kebijakan dan Tata Kelola

14 April 2026 - 08:25

Revitalisasi Satuan Pendidikan Digenjot untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu

14 April 2026 - 08:25

Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Syariah Berbasis Desa

14 April 2026 - 08:25

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pilar Pengembangan Ekonomi Syariah

14 April 2026 - 08:25

Koperasi Merah Putih dalam Arsitektur Ekonomi Syariah Nasional

14 April 2026 - 08:25

Trending on Berita