Menu

Dark Mode
Pemuda dan Mahasiswa Gaungkan Persatuan Tanpa Provokasi dalam Kirab Merah Putih Kirab Merah Putih Rajut Kebhinekaan, Ribuan Pemuda Gaungkan Persatuan Kirab Merah Putih, Mahasiswa Teguhkan Semangat Persatuan dan Indonesia Damai Ribuan Mahasiswa Gelar Kirab Merah Putih, Serukan Persatuan Tanpa Provokasi Tata Kelola dan Transparansi MBG Diperkuat, Pemerintah Tunjukkan Langkah Serius MBG Berbenah: Dari Mengejar Cakupan Menuju Tata Kelola Berkualitas

Berita

Pemerintah Pastikan Buka Ruang Dialog, Ajak Mahasiswa Waspadai Provokasi Unjuk Rasa

badge-check


					Pemerintah Pastikan Buka Ruang Dialog, Ajak Mahasiswa Waspadai Provokasi Unjuk Rasa Perbesar

Yogyakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan pengawalan pembangunan nasional. Mahasiswa juga diajak menyampaikan aspirasi secara konstruktif serta mewaspadai berbagai provokasi yang berpotensi mengganggu penyampaian pendapat dan mengaburkan substansi perjuangan.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan pemerintah tidak akan menutup ruang diskusi terlepas dinamika yang terjadi pada forum dialog di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

“Kami diperintahkan oleh Pak Presiden untuk terus membuka dialog. Menerima kritik dan ya dikritik langsung di depan kami,” ujar Budiman.

Menurutnya, tradisi berdialog harus terus dipertahankan karena menjadi bagian penting dalam demokrasi. Ia menegaskan pemerintah akan tetap aktif menghadiri forum-forum diskusi untuk mendengarkan berbagai pandangan dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat.

“Kami selalu aktif, tidak akan menghentikan itu, tetap akan kami lakukan. Karena memang itu tradisi yang bagus dalam demokrasi,” katanya.

Budiman menjelaskan forum tersebut sejatinya dirancang sebagai ruang adu gagasan dan pertukaran perspektif mengenai berbagai kebijakan pemerintah. Karena itu, ia menilai tindakan yang memicu kericuhan justru menghambat mahasiswa yang ingin menyampaikan pandangan secara terbuka.

“Debat, beradu argumentasi, melihat dari berbagai macam perspektif berbeda. Jadi perlu tidak untuk yang kami sampaikan, silakan gali, silakan kritik. Kami juga ingin tahu perspektif mahasiswa,” jelas Budiman.

Komitmen pemerintah mendengar aspirasi mahasiswa juga ditunjukkan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming yang menerima perwakilan mahasiswa saat aksi demonstrasi di sekitar Monumen Nasional, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Gibran mengapresiasi sikap kritis mahasiswa dan mendorong mereka untuk terus memberikan evaluasi terhadap berbagai program pemerintah.

“Hari ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan. Sampaikan saja. Apa yang sudah dibangun itu kita rawat bersama. Saya senang, ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” ujar Gibran.

Pemerintah berharap ruang dialog yang terbuka dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam mengawal pembangunan. Aspirasi yang disampaikan secara tertib dan argumentatif diyakini akan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan, sementara berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah fokus dialog perlu diwaspadai agar semangat demokrasi tetap terjaga.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemuda dan Mahasiswa Gaungkan Persatuan Tanpa Provokasi dalam Kirab Merah Putih

20 August 2026 - 03:26

Kirab Merah Putih Rajut Kebhinekaan, Ribuan Pemuda Gaungkan Persatuan

20 August 2026 - 03:26

Kirab Merah Putih, Mahasiswa Teguhkan Semangat Persatuan dan Indonesia Damai

20 August 2026 - 03:26

Ribuan Mahasiswa Gelar Kirab Merah Putih, Serukan Persatuan Tanpa Provokasi

20 August 2026 - 03:26

Program MBG Tingkatkan Serapan Hasil Petani dan Peternak

20 August 2026 - 03:26

Trending on Berita