Menu ✖

Dark Mode
Sekolah Rakyat Gunakan Sistem Pelaporan Terpadu untuk Perkuat Tata Kelola Jamin Kerahasiaan Pelapor, Pemerintah Buka Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat via WhatsApp Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat Membuktikan Negara Serius Menjaga Anak Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat, Pengawasan Lebih Cepat dan Bertanggung Jawab APBN 2027 Dorong Ekonomi Tumbuh lewat Investasi dan Belanja Produktif Ekonomi Tumbuh Jadi Fokus APBN 2027 di Tengah Tantangan Global

Berita

Pemerintah Optimalkan MBG untuk Perkuat Perekonomian Nasional

badge-check


					Pemerintah Optimalkan MBG untuk Perkuat Perekonomian Nasional Perbesar

Jakarta — Pemerintah memfokuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen strategis untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah, program ini berfungsi sebagai stimulus ekonomi akar rumput guna menjaga daya beli di tengah tekanan krisis global.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa MBG dirancang untuk memberikan kontribusi ekonomi langsung bagi rakyat kecil. Baginya, program ini melampaui bantuan sosial konvensional; ia adalah bagian dari strategi besar mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dorongan bagi pertumbuhan ekonomi di level masyarakat bawah, tegas Presiden.

Dalam implementasinya, pemerintah menetapkan target program ini dapat menjangkau lebih dari 80 juta penerima manfaat pada tahun 2026. Kelompok sasaran mencakup pelajar, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

“Program ini disiapkan untuk menyediakan makanan bagi lebih dari 80 juta orang hampir setiap hari, serta berkontribusi sekitar 11 persen terhadap anggaran pemerintah pusat tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menyatakan bahwa Program MBG dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Ia menilai program ini tidak hanya berpengaruh pada pola konsumsi warga, tetapi juga berperan dalam menggerakkan perekonomian lokal melalui peningkatan produktivitas di tingkat desa.

“Insya Allah, program MBG ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan bahwa Program MBG turut mendorong terbentuknya desa tematik yang berfungsi sebagai pemasok bahan pangan sesuai dengan potensi lokal masing-masing wilayah, seperti desa penghasil ikan nila, jagung, hingga peternakan ayam.

“Kini mulai bermunculan desa ayam petelur, desa jagung, desa ikan lele, ikan nila, hingga desa ayam pedaging sebagai bagian dari program ketahanan pangan,” ungkapnya.

Ia juga menilai program ini memiliki peran penting dalam mengatasi masalah kekurangan gizi di wilayah pedesaan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memperoleh asupan gizi yang memadai.

“Dengan hadirnya MBG, masyarakat desa merasa sangat terbantu dan berterima kasih. Karena itu, anggapan untuk menghentikan program ini tidak tepat, justru perlu terus kita dukung,” tegasnya.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Program MBG dapat menjadi solusi terpadu yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional secara menyeluruh.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jamin Kerahasiaan Pelapor, Pemerintah Buka Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat via WhatsApp

5 October 2026 - 00:15

Sekolah Rakyat Gunakan Sistem Pelaporan Terpadu untuk Perkuat Tata Kelola

5 October 2026 - 00:15

APBN 2027 Dorong Ekonomi Tumbuh lewat Investasi dan Belanja Produktif

5 October 2026 - 00:15

Ekonomi Tumbuh Jadi Fokus APBN 2027 di Tengah Tantangan Global

5 October 2026 - 00:15

Pelatihan Komcad, Langkah Tepat Tingkatkan Kemampuan dan Kesiapan Pertahanan Negara

5 October 2026 - 00:15

Trending on Berita