Menu

Dark Mode
Menjaga Papua Tetap Kondusif Saat Nataru, Tanggung Jawab Bersama Semua Elemen Gotong Royong Elemen Bangsa Memastikan Stabilitas Keamanan Papua Jelang Nataru Tokoh Agama dan FKDM Ajak Masyarakat Papua Jaga Kondusivitas Papua Jelang Perayaan Nataru  Tokoh Agama dan Masyarakat Ajak Jaga Kondusivitas Papua Jelang Nataru 2025 Penanganan Terpadu Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Mengawal Ketegasan Presiden, Rantai Solidaritas Menjaga Sumatera

Opini

Pemerintah Lakukan Pengecekan Berkala Pastikan Gizi dan Kualitas Makan Bergizi Gratis

badge-check


					Pemerintah Lakukan Pengecekan Berkala Pastikan Gizi dan Kualitas Makan Bergizi Gratis Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjamin keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya konkret mendukung generasi emas Indonesia. Demi memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang tepat dan aman, pemerintah secara konsisten melakukan pengecekan berkala terhadap gizi, keamanan pangan, serta kualitas penyajian makanan yang disalurkan ke sekolah-sekolah.

Langkah ini dijalankan secara terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan dinas pendidikan, dinas kesehatan, badan pengawas pangan, serta lembaga terkait lainnya di tingkat pusat dan daerah. Pemerintah menetapkan standar nasional yang ketat demi menjamin bahwa makanan dalam program MBG benar-benar memenuhi kebutuhan gizi harian siswa, disiapkan secara higienis, dan aman untuk dikonsumsi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyampaikan imbauan kepada seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Tengah untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kualitas makanan yang akan didistribusikan.

“Saya imbau ke semua SPPG di Jateng, untuk menjaga kebersihan dapurnya dan kualitas makanan yang akan disalurkan kepada siswa,” ujar Taj Yasin.

Lebih lanjut, Gus Yasin menargetkan pembangunan tiga dapur MBG di setiap kabupaten di Jawa Tengah, sebagai bentuk dukungan dari pemerintah pusat. Menurutnya, pemilihan dapur akan dilakukan secara selektif sesuai ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN) demi menjamin kualitas terbaik.

“Kami siapkan karena ini dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangani. Di pemerintah provinsi, kami usul 21 SPPG, program ini sudah berjalan dan tinggal meneruskan,” jelasnya.

Dukungan penuh terhadap kualitas makanan MBG juga disampaikan oleh Bambang Suryantoro Sudibyo (Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang). Ia menegaskan bahwa guru akan terlebih dahulu mencicipi menu MBG sebelum didistribusikan kepada siswa, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan pangan.

“Ya, untuk menghindari risiko, guru kami wajibkan mencicipi makanan sebelum menu MBG didistribusikan pada siswa. Pengelola akan memberikan sampel untuk dicicipi oleh guru,” ungkapnya.

Selain itu, Bambang juga mendorong agar pengelola atau vendor penyedia makanan lebih teliti dan memperhatikan kesehatan anak-anak. Pemerintah daerah semakin memperketat pengawasan sebagai bukti serius dalam menjamin mutu dan keselamatan pangan program MBG.

“Kami mohon bagi yang bertugas memasak bisa memperhatikan kesehatan anak. Yang jelas, dengan adanya program ini, kami semakin memperketat pengawasan menu MBG,” tegasnya.

Pemerintah terus meningkatkan kualitas program MBG demi kesejahteraan dan kesehatan generasi penerus bangsa. Dengan kolaborasi yang kuat, Indonesia siap mencetak masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak melalui gizi yang tepat dan aman.

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menjaga Papua Tetap Kondusif Saat Nataru, Tanggung Jawab Bersama Semua Elemen

16 December 2025 - 09:44

Gotong Royong Elemen Bangsa Memastikan Stabilitas Keamanan Papua Jelang Nataru

16 December 2025 - 09:44

Mengawal Ketegasan Presiden, Rantai Solidaritas Menjaga Sumatera

16 December 2025 - 09:44

Penanganan Terpadu Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera

16 December 2025 - 09:44

Presiden Prabowo Instruksikan Pemulihan Lingkungan di Wilayah Terdampak Bencana  

16 December 2025 - 09:44

Trending on Opini