Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI Menjadi Momentum Menolak Provokasi dan Memperkuat Persatuan Jelang Hari Kemerdekaan, Mari Jaga Keamanan dan Persatuan Waspadai Provokasi, Situasi Nasional Aman Jelang HUT ke-81 RI Isu Keamanan Jelang HUT RI Ditepis, Situasi Nasional Dipastikan Kondusif HUT RI ke-81 Harus Dirayakan dengan Fakta, Bukan Hoaks yang Memecah Belah Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan

Berita

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan

badge-check


					Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan Perbesar

JAKARTA — Pemerintah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran informasi bohong atau hoaks yang berpotensi meningkat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Langkah tersebut penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memperkuat persatuan bangsa dalam menyambut momentum bersejarah 17 Agustus.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan Kementerian Komunikasi dan Digital mencermati adanya peningkatan produksi konten provokatif sepanjang bulan Agustus yang berisiko memicu keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat memengaruhi keputusan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari serta mengganggu stabilitas sosial.

“Dalam kerangka edukasi publik, kami perlu mengingatkan masyarakat. Kita mencermati menjelang Hari Kemerdekaan bahwa banyak sekali konten hoaks yang diproduksi untuk melakukan provokasi terhadap kondisi yang baik saat ini,” ujar Meutya.

Ia menegaskan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima setiap informasi yang beredar di ruang digital. Meutya juga mendesak para pembuat konten provokatif agar menghentikan penyebaran berita palsu yang sengaja dirancang untuk memicu kecemasan publik. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan mengikis semangat gotong royong yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

Pemerintah menilai penguatan literasi digital menjadi salah satu kunci dalam menghadapi maraknya disinformasi. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum memiliki sumber jelas serta membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, kewaspadaan publik sangat dibutuhkan untuk menekan penyebaran informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Pastikan setiap informasi telah terverifikasi sebelum disebarluaskan dan jangan mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas kebenarannya. Apabila menemukan dugaan hoaks, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” kata Budi.

Pemerintah berharap kolaborasi seluruh elemen bangsa dapat mempersempit ruang gerak penyebar hoaks. Dengan meningkatnya kesadaran publik terhadap pentingnya memverifikasi informasi, momentum peringatan Hari Kemerdekaan diharapkan dapat berlangsung aman, damai, dan penuh semangat persatuan. Upaya bersama dalam melawan disinformasi juga menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan ruang digital Indonesia tetap sehat demi mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Waspadai Provokasi, Situasi Nasional Aman Jelang HUT ke-81 RI

9 August 2026 - 18:01

Isu Keamanan Jelang HUT RI Ditepis, Situasi Nasional Dipastikan Kondusif

9 August 2026 - 18:00

Pemerintah Tegaskan Hoaks Digital Bisa Cemari Semangat HUT ke-81 RI

9 August 2026 - 18:00

Swasembada Pangan Jadi Modal Kemerdekaan Indonesia Hadapi Gejolak Global

9 August 2026 - 18:00

Pemerintah Perkuat BULOG untuk Jaga Swasembada Pangan dan Stok Nasional

9 August 2026 - 18:00

Trending on Berita