Menu ✖

Dark Mode
Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur Koperasi Merah Putih: Jalur Baru Pemerataan Barang Subsidi Rakyat   Koperasi Merah Putih Bukan Ritel Modern, tapi Jalur Subsidi Rakyat   Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

Berita

MBG Tingkatkan Konsentrasi Belajar Siswa, Dorong Pendidikan Berkualitas

badge-check


					MBG Tingkatkan Konsentrasi Belajar Siswa, Dorong Pendidikan Berkualitas Perbesar

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti mampu meningkatkan konsentrasi belajar siswa sekaligus mendorong terwujudnya pendidikan berkualitas. Evaluasi pemerintah menunjukkan adanya penurunan gangguan belajar akibat lapar di sekolah penerima program, terutama di sejumlah daerah dengan dampak yang signifikan.

Terkait hal itu, Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, menegaskan bahwa dampak program ini sangat terasa dalam aktivitas belajar siswa.

“Pemenuhan gizi yang baik melalui Program Makan Bergizi Gratis membantu meningkatkan kesiapan belajar siswa. Kehadiran dan konsentrasi di sekolah menjadi lebih terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kecukupan gizi memiliki hubungan erat dengan kemampuan belajar anak.

“Gizi yang cukup sangat memengaruhi daya konsentrasi dan semangat belajar. Melalui MBG, kami ingin memastikan anak-anak dapat belajar dengan kondisi fisik yang optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat bahwa MBG mampu mengurangi gangguan konsentrasi akibat rasa lapar. Berdasarkan evaluasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), sekolah penerima MBG menunjukkan penurunan gangguan belajar akibat lapar sebesar 2,37 poin persentase lebih tinggi dibandingkan sekolah yang belum menerima program tersebut.

Dampak yang lebih signifikan terlihat di wilayah Indonesia Timur, dengan penurunan gangguan belajar mencapai 14,85 poin persentase lebih tinggi.

Hal ini menunjukkan bahwa intervensi gizi melalui MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar siswa, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka dalam mengikuti pembelajaran secara optimal.

Di tempat terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari strategi pembangunan manusia jangka panjang yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

“Program MBG yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia. Kita sedang menyiapkan generasi 2045 agar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani. Ia menilai MBG bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi strategis untuk menciptakan generasi unggul.

“Gizi yang baik memiliki peran penting dalam perkembangan otak dan fisik anak. Anak yang mendapatkan asupan bergizi akan lebih aktif, fokus dalam belajar, serta memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik,” katanya. *

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi

3 October 2026 - 23:38

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur

3 October 2026 - 23:38

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran

3 October 2026 - 23:37

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

3 October 2026 - 23:37

Pemerintah Pastikan Guru PPPK Penuh Waktu 2027 Diproses Bertahap Tanpa Tes Ulang

3 October 2026 - 23:37

Trending on Berita