Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi Tokoh Papua Bersatu Kecam Kekerasan dan Serukan Perdamaian Kecam Penembakan di Muliama, Tokoh Adat Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kedamaian Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

Berita

Kemerdekaan Energi Diperkuat, Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG Subsidi

badge-check


					Kemerdekaan Energi Diperkuat, Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG Subsidi Perbesar

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah terus memperkuat langkah menuju kemandirian dan kemerdekaan energi nasional melalui pengembangan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram bersubsidi.

Saat ini, pengujian teknis terhadap tabung dan katup (valve) CNG telah memasuki tahap akhir di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), setelah sebelumnya melalui serangkaian pengujian di China.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang lebih efisien sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain memastikan keamanan produk, pemerintah juga menyiapkan skema implementasi dan distribusi agar masyarakat nantinya dapat menggunakan CNG tanpa harus mengganti kompor yang selama ini digunakan untuk LPG.

“Saya baru tiga hari lalu dipresentasikan hasil tabung 3 kilogram dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Menurut Bahlil, tahapan pengujian yang masih tersisa adalah uji tembak yang mensimulasikan kondisi ekstrem dengan pembakaran bersuhu sekitar 850 derajat celsius. Pengujian tersebut menjadi parameter penting untuk memastikan keamanan tabung sebelum digunakan masyarakat secara luas.

“Tetapi menurut informasi yang saya terima dari hasil mereka, tinggal uji tembak saja yang belum karena itu kan diuji tembak dengan pembakaran 850 (derajat celcius) panasnya itu. Dan itu sudah tinggal uji tembak aja,” tuturnya.

Meski belum memastikan kapan peluncuran program dilakukan, pemerintah optimistis seluruh tahapan dapat segera diselesaikan. Saat ditanya mengenai kemungkinan implementasi pada Agustus ini, Bahlil meminta dukungan masyarakat agar proses berjalan lancar.

“Doakan ya, yang terbaik untuk Ibu Pertiwi tercinta ya,” kata Bahlil.

Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah tidak hanya berfokus pada pengujian keamanan tabung, tetapi juga menyiapkan mekanisme implementasi secara menyeluruh.

Menurutnya, seluruh aspek mulai dari ketersediaan tabung hingga sistem distribusi sedang disusun agar pelaksanaan program berjalan efektif ketika pengujian selesai.

“Untuk CNG, ini kan lagi pengujian di Lemigas. Jadi selesai di Lemigas bagaimana implementasinya, baik tabung untuk ketersediaan dan ini secara komprehensif kita selesaikan,” kata Yuliot.

Pemerintah juga tengah menyiapkan pengadaan awal tabung CNG sebagai bagian dari proses uji coba kepada masyarakat. Uji coba tersebut direncanakan dilakukan secara bertahap di sejumlah kota besar setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan memenuhi standar.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

25 September 2026 - 13:21

Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi

25 September 2026 - 13:21

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

25 September 2026 - 13:21

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

25 September 2026 - 13:21

Presiden Prabowo Dorong Bensin Batubara untuk Perkuat Kemandirian Energi Nasional

25 September 2026 - 13:21

Trending on Berita