Menu

Dark Mode
Waspada Hoaks Blackout di Tengah Pemulihan Sistem Kelistrikan Pemulihan Listrik Bertahap dan Bukti Sistem Kelistrikan Tetap Terkendali Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Sekolah Rakyat, Investasi Strategis untuk Generasi Emas Papua Demo Mahasiswa dan Pentingnya Menilai Pemerintah Secara Objektif Renovasi Rumah Keluarga Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Pendidikan Berkeadilan

Berita

Kematian ASN Kemlu Terus Diselidiki, Hormati Proses Hukum yang Berlaku

badge-check


					Kematian ASN Kemlu Terus Diselidiki, Hormati Proses Hukum yang Berlaku Perbesar

Jakarta — Proses penyelidikan atas kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, masih terus berlangsung intensif. Polisi pun telah memeriksa lima orang saksi, termasuk istri dan rekan kerja korban.

“Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, ya istri korban, rekan korban, penjaga, kemudian teman-teman tetangga,” ujar Wakil Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Sigit Karyono.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kini tengah menganalisis dua rekaman CCTV yang diambil dari lokasi. Hasil analisis rekaman tersebut diharapkan bisa memberikan petunjuk penting untuk mengungkap penyebab pasti kematian Arya.

“Kami lagi koordinasi dengan Krimum Polda dulu, sambil menunggu hasil dari tim identifikasi dan laboratorium forensik atas temuan di TKP,” tambah Sigit.

Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi menyatakan kamar kos tempat Arya ditemukan meninggal menggunakan sistem kunci digital berbasis kartu akses. Hanya Arya yang memegang akses tersebut.

“Ya dari sampai dengan keterangan pemilik kos itu ya hanya satu (yang pegang akses kamar hanya Arya),” terang Rezha saat dikonfirmasi

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rolliansyah Soemirat menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan dalam pengusutan kasus ini kepada aparat penegak hukum, sekaligus menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Arya yang meninggalkan seorang istri dan dua anak.

“Saat ini Kementerian Luar Negeri telah menyerahkan proses penanganan peristiwa ini kepada pihak yang berwenang,” kata Rolliansyah dalam keterangan tertulis

Dengan penyelidikan yang sedang berjalan dan proses hukum yang tengah berlangsung, publik diimbau untuk tidak membuat asumsi atau spekulasi yang belum berdasar, agar tidak mengganggu jalannya penyidikan dan menghormati keluarga yang ditinggalkan.****

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Keluarga Siswa Sekolah Rakyat Dapat Bantuan Renovasi Rumah Rp20 Juta per Unit

25 June 2026 - 05:53

Penguatan Industri Padat Karya Menjadi Kunci Menekan Risiko PHK

25 June 2026 - 05:53

Presiden Prabowo Instruksikan Mitigasi PHK, Perlindungan Pekerja Jadi Prioritas

25 June 2026 - 05:53

Pemerintah Perkuat Program Prioritas, Mahasiswa Diharapkan Sampaikan Aspirasi Damai dan Konstruktif

25 June 2026 - 05:53

Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Perluas Akses Pendidikan

25 June 2026 - 05:53

Trending on Berita