Menu

Dark Mode
Menjaga Kepercayaan Publik melalui Perbaikan Program MBG MBG dan Komitmen Negara dalam Menjaga Kualitas Generasi Masa Depan MBG Terus Disempurnakan, Layanan Bermasalah Langsung Ditindak Sekolah Dilibatkan Awasi MBG, Keluhan Ditindak Cepat Ketahanan Beras Indonesia di Tengah Tekanan Global dan Iklim Beras Aman di Tengah Badai Global

Berita

Kampung Haji Indonesia di Makkah Wujud Kehormatan Nasional

badge-check


					Kampung Haji Indonesia di Makkah Wujud Kehormatan Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji dan umrah melalui inisiatif pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah.

Program strategis ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat bagi jutaan warga negara Indonesia yang menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan rencana pembangunan kampung haji tersebut menjadi bagian dari sejarah hubungan bilateral Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi yang merupakan pertama kalinya bangsa lain memiliki tanah di Makkah.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah bahwa pemerintah kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Saudara-saudara sekalian, mereka mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” jelas Presiden.

Lebih lanjut, kampung haji tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk memfasilitasi warga Indonesia yang akan melaksanakan haji dan umroh. Hal ini menjadi upaya nyata pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di sana.

“Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi,” pungkasnya.

Kepala Negara juga menargetkan dalam tiga tahun ke depan, kampung haji tersebut telah terbangun dengan baik.

“Baru nanti berapa bulan lagi saya kira kita sudah akan punya kurang lebih seribu, seribu kamar. Tapi terus akan kita bangun,” jelas Presiden.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan kawasan tersebut nantinya akan terhubung langsung ke Masjidil Haram melalui terowongan.

Rencana itu disampaikan Menag saat menjelaskan progres pengadaan lahan Indonesia di kota suci, yang disebut hanya berjarak sekitar 1 hingga 3 kilometer dari Ka’bah.

“Itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Ka’bah. Tapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu,” lanjutnya.

Ia menyebut Indonesia akhirnya memiliki lahan yang cukup luas di Makkah, salah satunya berkat hubungan baik pemerintah dengan Kerajaan Arab Saudi.

“Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja sehingga diberikan kesempatan dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya,” kata Nasaruddin.

Dengan terwujudnya Kampung Haji Indonesia, negara menegaskan bahwa pelayanan haji dan umroh bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk penghormatan tertinggi kepada warganya yang menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MBG Terus Disempurnakan, Layanan Bermasalah Langsung Ditindak

27 April 2026 - 04:38

Sekolah Dilibatkan Awasi MBG, Keluhan Ditindak Cepat

27 April 2026 - 04:38

Cadangan Beras Menguat, Ancaman Global dan El Nino Terkendali

27 April 2026 - 04:38

Di Tengah Dampak Global, Stok Beras Nasional Dipastikan Aman

27 April 2026 - 04:38

Rekrutmen Sekolah Rakyat Dipastikan Berbasis Data, Minim Potensi Salah Sasaran

27 April 2026 - 04:38

Trending on Berita