Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

Integrasi Program Nasional Perkuat Implementasi Otsus Papua

badge-check


					Integrasi Program Nasional Perkuat Implementasi Otsus Papua Perbesar

PAPUA – Penguatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua terus diarahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otsus Tahun 2027 yang menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan integrasi program nasional menjadi kunci agar pembangunan dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk Papua.

“Semua visi yang disampaikan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden untuk menjadi sebuah program yang terintegrasi sampai dengan pelosok Indonesia,” ujar Ribka Haluk.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai Indonesia Emas 2045 melalui stabilitas ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah juga terus menjaga pertumbuhan melalui pengendalian inflasi dan indikator pembangunan lainnya.

“Bapak Mendagri melakukan beberapa program untuk mengukur tingkat inflasi, kemudian kemiskinan, IPM, dan seterusnya. Ini bagaimana pemerintah menjaga ini akan mengantar sampai dengan kita mencapai sasaran kita,” tegas Ribka Haluk.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas melalui program pendidikan dan gizi nasional.

“Sekolah Garuda ini juga saya lihat Bapak Presiden sudah mencanangkan itu untuk bagaimana kita mempersiapkan SDM kita yang terbaik kualitas anak-anak bangsa akan dikirim juga pada universitas di luar negeri,” tambah Ribka Haluk.

Di sisi lain, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya di Papua Pegunungan.

“Kami berharap ke depan pembangunan harus lebih merata sehingga masyarakat di wilayah timur pun dapat merasakan campur tangan pemerintah pusat,” ujar Abdul Malik Sadat Idris.

Ia juga mendorong penyederhanaan regulasi untuk mempercepat investasi dan pembangunan daerah.

“Kami harap di Papua Pegunungan tidak demikian, supaya percepatan pembangunannya cepat terwujud,” tegas Abdul Malik Sadat Idris.

Sementara itu, Kepala Bapperida Papua Tengah Eliezer Yogi menilai Musrenbang menjadi forum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami mengundang DPR jalur pengangkatan otsus dan MRP untuk menyampaikan aspirasi, agar program yang disusun benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” ujar Eliezer Yogi.

Dengan sinergi yang semakin kuat, Otsus Papua terus dioptimalkan sebagai instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita