Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi Tokoh Papua Bersatu Kecam Kekerasan dan Serukan Perdamaian Kecam Penembakan di Muliama, Tokoh Adat Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kedamaian Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

Berita

Industri Kapal Nasional Disiapkan Penuhi Standar Internasional dan Kebutuhan Logistik

badge-check


					Industri Kapal Nasional Disiapkan Penuhi Standar Internasional dan Kebutuhan Logistik Perbesar

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta pengembangan armada kapal berbendera Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada kapal asing yang saat ini masih mendominasi pengangkutan logistik nasional.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan sekitar 95 persen pengiriman barang di Indonesia masih menggunakan kapal berbendera asing. Pemerintah pun tengah menyiapkan rencana agar pengangkutan logistik ke depan lebih banyak menggunakan kapal nasional.

“Pengiriman barang-barang itu 95 persen berbendera asing. Bagaimana supaya ini ke depannya juga bisa berbendera Indonesia dan diminta rencana pengembangannya itu seperti apa,” ujar Rosan.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperkuat industri galangan kapal nasional, baik milik BUMN maupun swasta. Produksi kapal di dalam negeri diharapkan dapat memenuhi kebutuhan logistik sekaligus memenuhi standar internasional.

“Kita juga ada galangan-galangan kapal, baik itu yang BUMN maupun swasta nasional yang selama ini kita ingin coba tingkatkan, kita ingin coba majukan, sehingga pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan di Indonesia tetapi juga sesuai dengan standar yang baik, standar internasional,” ujar Rosan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menambahkan, perguruan tinggi diminta mengarahkan riset dan teknologi untuk mendukung industri perkapalan. Kerja sama dengan PT PAL Indonesia dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan produksi kapal di dalam negeri.

“Bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita, sehingga membuka lapangan kerja dan juga kebutuhan kita bisa dipenuhi dalam industri dalam negeri,” kata Brian.

Menurutnya, kebutuhan kapal di Indonesia, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik domestik, masih sangat besar. Kondisi ini menjadi peluang bagi industri perkapalan nasional untuk terus berkembang dengan dukungan riset dari perguruan tinggi.

“Kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit,” imbuhnya.

Penguatan galangan kapal dan kerja sama riset dengan perguruan tinggi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan industri perkapalan nasional. Langkah ini juga ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada kapal asing, memenuhi kebutuhan logistik, membuka lapangan kerja, dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

25 September 2026 - 13:21

Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi

25 September 2026 - 13:21

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

25 September 2026 - 13:21

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

25 September 2026 - 13:21

Presiden Prabowo Dorong Bensin Batubara untuk Perkuat Kemandirian Energi Nasional

25 September 2026 - 13:21

Trending on Berita