Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Indonesia Tegaskan Kepemimpinan Kemanusiaan, Kirim Bantuan Logistik 800 Ton ke Palestina

badge-check


					Indonesia Tegaskan Kepemimpinan Kemanusiaan, Kirim Bantuan Logistik 800 Ton ke Palestina Perbesar

Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan mengirimkan 800 ton bantuan logistik untuk warga Gaza. Bantuan tersebut dikirim langsung melalui misi kemanusiaan yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma.

Pelepasan keberangkatan dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang memimpin dua Pesawat C-130J Super Hercules milik TNI AU. Misi ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia berperan aktif dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina melalui Yordania.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa Satgas Garuda Merah Putih II akan mengantarkan bantuan tersebut menggunakan dua pesawat Hercules dari Skadron Udara 31, dengan total 66 personel yang terdiri dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional. Bantuan ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan dukungan bahan makanan dari Kementerian Pertahanan.

“Ada sekitar 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui metode airdrop. Ini adalah bentuk nyata solidaritas Indonesia bagi rakyat Gaza yang saat ini mengalami kelaparan akibat aksi terorisme dan genosida Israel,” ujar Agus.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen Tri Budi Utomo menambahkan, bantuan tersebut mencakup bahan makanan, obat-obatan, selimut, dan berbagai kebutuhan logistik lain. Sebagian besar bantuan sudah berada di Yordania, menunggu untuk didistribusikan.

“Misi ini memiliki makna strategis, yakni mewujudkan komitmen kemanusiaan Indonesia, yang juga bertepatan dengan peringatan ke-80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Ia mengatakan, Royal Jordanian Air Force telah memetakan 10 titik airdrop yang dinilai aman dan telah melalui proses pengecekan keamanan secara ketat. Menurutnya, penyaluran bantuan melalui airdrop adalah opsi paling aman mengingat situasi konflik yang masih berlangsung.

Sementara itu, Ketua Baznas Noor Achmad mengungkapkan bahwa dari total 800 ton logistik, 350 ton di antaranya sudah tersedia di Mesir dan sisanya berada di Yordania. Bantuan akan diangkut melalui beberapa sortie menggunakan pesawat Super Hercules yang mampu memuat sekitar 20 ton per penerbangan.

“Kami sudah punya barang di Mesir 350 ton dan di Yordania juga ada barang, sehingga tinggal mendistribusikan,” ujarnya.

Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk KBRI di Mesir dan Yordania serta lembaga mitra Baznas di kedua negara tersebut. “Teman-teman kita di Gaza sangat membutuhkan bantuan ini. Harapan kita, Israel tidak menyerang secara membabi buta,” katanya.

Dengan keberangkatan bantuan ini, Indonesia kembali membuktikan perannya sebagai negara yang konsisten membela kemanusiaan dan keadilan global. Misi ini diharapkan dapat meringankan penderitaan warga Gaza dan menjadi pesan moral bagi dunia untuk terus bersatu membantu Palestina.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita